Take a fresh look at your lifestyle.

Status Waspada, Warga Kaki Gunung Slamet Tak Risaukan

161

PEMALANG – Warga di sejumah desa, di kaki Gunung Slamet tak merisaukan status waspada gunung terbesar di Pulau Jawa itu. Mereka masih beraktifitas seperti biasa.

Kepala Desa Pagenteran Suwanto mengatakan, warganya beraktifitas seperti biasa. “Saat ini kami masih kesulitan untuk mendapatkan air bersih sehingga aktifitas Gunung Slamet yang berubah status dari normal ke waspada tidak membuat risau warga kami,”kata Suwanto.

Menurut dia, meskipun ada berita mengenai ribuan kali terjadi gempa hembusan di puncak Gunung Slamet namun tidak dirasakan warga Pagenteran. Suara gemuruhnya juga tak terdengar sampai Pagenteran meskipun jaraknya hanya 5-6 kilometer.

Warga Desa Pulosari, Kecamatan Pulosari, Teguh mengaku, aktifitas warga Pulosari berjalan dengan normal dan tidak terpengaruh oleh status waspada Gunung Slamet.

Pemerintah melalui Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan status Gunung Slamet meningkat dari normal ke waspada level II. Status berlaku mulai Jumat (9/8) pukul 09.00.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wismo meminta warga tidak melakukan aktifitas dalam radius dua kilometer dari puncak Gunung Slamet.

(Ali Basarah/ Red2)

BERITA LAINNYA