Take a fresh look at your lifestyle.

Sosialisasi Penanganan Covid-19 Diminta Disiarkan di Mushala dan Masjid

19

SLAWI,smpantura.com – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PDI Perjuangan, Rustoyo memiliki gagasan dalam penanganan Covid-19 di kabupaten tersebut. Rustoyo meminta agar Bupati Tegal Hj Umi Azizah memanfaatkan fasilitas mushala dan masjid untuk menyosialisasikan protokol kesehatan (prokes).

“Jumlah mushala dan masjid di Kabupaten Tegal jumlahnya ratusan. Bahkan, hampir tiap RT memiliki mushala,” ujar Rustoyo, Kamis (22/7).

Dikatakan, banyaknya mushala dan masjid di Kabupaten Tegal yang bisa dimanfaatkan sebagai wahana untuk sosialisasi penanganan Covid-19. Hal itu bisa dilakukan dengan memberikan himbauan kepada pengurus mushala dan masjid untuk menyiarkan setiap habis adzan atau kegiatan pengajiaan.

“Masyarakat agaknya lebih patuh untuk melaksanakan protokol kesehataan saat pemuka agama setempat yang menyampaikan,” ujar Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tegal itu.

Menuru dia, jaringan pengurus mushala dan masjid di Kabupaten Tegal dinilai sangat rapi dan terstruktur. Terlebih dengan mayoritas warga Kabupaten Tegal yang bernaung di ormas Nahdlatul Ulama (NU) akan lebih mudah untuk berkoordinasi. Selain itu, para ulama dan kiai juga diyakini sangat mendukung program pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19.

“Jangan hanya berita kematian yang disiarkan melalui mushala dan masjid. Sosialisasi juga bisa disosialisasikan melalui mushala dan masjid,” kata Rustoyo.

Menindaklanjuti hal itu, tambah dia, Bupati diminta membuat surat edaran untuk pengurus mushala dan masjid di seluruh wilayah Kabupaten Tegal. Dalam surat itu, juga telah dituliskan naskah sosialisasi untuk memudahkan pengurus dalam menyosialisasikan protokol kesehatan.

“Ini juga akan menghemat biaya sosialisasi, karena saya yakin pengurus mushala dan masjid akan suka rela membantu pemerintah. Selama ini, pemerintah juga sudah banyak membantu mushala dan masjid,” pungkasnya. (T05-Red)

BERITA LAINNYA