Take a fresh look at your lifestyle.

SMP 1 Randudongkal Bangun Masjid

125

PEMALANG – Keluarga besar SMP 1 Randudongkal terdiri atas guru, karyawan, komite sekolah, orang tua siswa dan alumni bekerjasama membangun masjid sekolah. Saat ini sekolah hanya punya mushala kecil Nurut Thulab (cahaya pencari ilmu) yang sudah tak mampu menampung seluruh siswa ketika shalat berjamaah.

Kepala SMP 1 Randudongkal Mugiono mengatakan pada saat tiba waktu shalat dhuhur maka shalat berjamaah dilakukan sampai empat hingga lima rombongan lantaran mushalanya yang kecil.

“Ada peningkatan dalam pendidikan karakter siswa sehingga sekarang banyak guru dan siswa yang shalat dhuha kemudian ketika shalat dhuhur dilakukan shalat jemaah hingga empat sampai lima rombongan,”kata Mugiono didampingi Komite Sekolah SMP 1 Randudongkal, Kusdiyat, kemarin.

Niat untuk membangun masjid didahului dengan peletakkan batu pertama oleh Bupati Junaedi yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Mohammad Arifin. Peletakkan batu pertama dilaksanakan bersamaan dengan pengajian umum dan istighasah di sekolah memeringati hari ulang tahun (HUT) ke-57 SMP 1 Randudongkal.

Menurut Mugiono di HUT ke-57 terdapat beberapa kado antara lain naiknya status sekolah dari sekolah model ke sekolah rujukan dan pembangunan masjid. Untuk pembangunan masjid sekolah membentuk tim yang didukung oleh Yayasan alumni SMP 1 Randudongkal, Almapara.

Beberapa tokoh tergabung dalam Yayasan Almapara antara lain Bupati Junaedi dan mantan Kepala BIN Sutanto. Adapun masjid yang akan dibangun berukuran 18×14 meter terdiri atas dua lantai dengan biaya mencapai lebih kurang Rp 1,4 miliar.

Masjid dibangun menempati mushala Nurut Thulab dan salah satu ruangan sekolah. Kedua bangunan rencananya akan dirobohkan dan ruangan milik sekolah dipindah ke lokasi lain di komplek sekolah. Adapun bangunan masjid yang nampak dalam gambar menggunakan arsitektur bergaya Istambul.

Kepala Dindikbud Muhammad Arifin mengatakan Bupati Pemalang mengapresiasi niat membangun masjid sekolah oleh keluarga besar SMP 1 Randudongkal.”Bupati berharap semoga ke depan ibadah guru dan siswa akan dimudahkan dengan adanya masjid ini,”kata Arifin.

Sementara itu acara istighasah diikuti oleh orang tua siswa. Istighasah dipimpin oleh Kiai Dirjo Abdul Gani dari Brebes.

(Ali/red3)

BERITA LAINNYA