Take a fresh look at your lifestyle.

SMK NU 1 Adiwerna Sosialisasikan AKM kepada Guru

103

SLAWI – Puluhan guru dan tenaga pendidik, SMK NU 1 Adiwerna, Kabupaten Tegal, mengikuti workshop dan sosialisasi Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Rabu (23/12). Hal itu dilakukan, untuk pemetaan mutu sekolah dalam memberikan pelayanan.

“Sosialisasi ini diberikan agar guru memahami apa yang akan dilakukan pada saat siswa didik mengikuti AKM,” Kepala SMK NU 1 Adiwerna, Wastap, kepada SMpantura.com.

Lebih lanjut Wastap menjelaskan, meski saat ini telah memasuki masa libur sekolah, namun pihaknya tetap mempersiapkan dengan matang, guna menghadapi asesmen nasional pada Maret 2021 mendatang.

Selain itu, pihaknya juga akan mempersiapkan siswa dalam menggali kompetensi-kompetensi, baik dalam bidang literasi, numerik, karakter maupun lingkungan belajar.

Sementara, pemateri workshop AKM, Rosuli menjelaskan, definisi AKM yakni berarti kemampuan bernalar menggunakan bahasa (literasi membaca) dan kemampuan bernalar menggunakan matematika (numerasi).

“Soal-soal AKM bersifat kontekstual, berbagai bentuk soal, pemecahan masalah dan mendorong untuk berpikir kritis,” bebernya.

Lebih lanjut Rosuli menerangkan, pada dasarnya, AKM hanya memotret sekolah dan bukan sebagai penentu kelulusan sekolah. Sehingga diharapkan siswa didik tidak perlu takut dan melakukan persiapan yang berlebih, layaknya menghadapi Ujian Nasional (UN).

“Dengan hasil AKM yang baik, tentunya akan menghasilkan sekolah yang bermutu. Sedang, AKM yang jelek nantinya akan diberikan sosialisasi agar mendongkrak nilai AKM,” tukasnya. (*)

BERITA LAINNYA