Take a fresh look at your lifestyle.

SMK BP dan Camat Adiwerna Galang Swadaya Perbaiki Jalan

Camat Adiwerna Mohammad Natsir bersama Kepala SMK BP Adiwerna dan sejumlah guru serta kepala desa memperbaiki jalan rusak di perempatan Singkil, Adiwerna, dengan menggunakan anggaran swadaya, Minggu (21/2).

389

ADIWERNA – Kepala SMK Bhakti Praja (BP) Adiwerna Ervan Suparmono, dan Camat Adiwerna, Mohammad Natsir tak tinggal diam melihat kerusakan jalan di perempatan lampu lalu lintas Singkil, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal. Kepsek dan Camat menggalang swadaya masyarakat untuk memperbaiki jalan yang berlubang dan kerap menimbulkan kecelakaan. Perbaikan jalan mulai dilakukan pada Minggu (21/2). 

Pantauan di lapangan, aspal di perempatan lampu lalulintas Singkil sudah mengelupas dan sebagian berlubang. Diameter lubang beragam mulai dari 50 sentimeter hingga 1 meter. Praktis, banyak pengendara yang terjatuh karena terpeleset.

“Ini merupakan gagasan dari Pak Ervan (Kepala SMK BP Adiwerna). Beliau prihatin karena kondisi jalan di perempatan lampu merah Singkil ini rusak,” kata Natsir, sapaan akrab Camat Adiwerna ini, saat ditemui di lokasi.

Perbaikan jalan itu, Natsir mengaku melibatkan Kepala Desa Adiwerna, Kepala Desa Pesarean, Kepala Desa Lemah Duwur dan sejumlah guru SMK BP. Tak terkecuali, Sekretaris Camat Adiwerna, Darmawan juga hadir dan membantu memperbaiki jalan tersebut. Menurut Natsir, perbaikan jalan yang menjadi kewenangan Pemkab Tegal itu memang mendadak, karena kondisi jalan sudah rusak sehingga pihaknya tidak sempat koordisinasi dengan dinas terkait.

“Ini sifatnya darurat, untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.

Dia menyebut, ruas jalan Singkil-Adiwerna itu setiap harinya padat kendaraan, karena merupakan akses jalur bus Tegal-Purwokerto. Selain bus, kendaraan truk dan mobil pribadi juga kerap melintas di jalan tersebut.

“Untuk memperbaiki jalan ini, anggarannya swadaya. Intinya, kita membantu masyarakat supaya lebih nyaman saat berkendara,” ucapnya.

Kepala SMK BP Adiwerna, Ervan Suparmono, mengaku prihatin dengan kondisi jalan di perempatan Singkil Adiwerna. Setiap berangkat ke sekolah, ia kerap melihat pengendara yang kesulitan melewati jalan berlubang. Terutama di perempatan bagian timur.

“Saya pernah melihat seorang tukang becak yang sedang membawa besi. Dia kesulitan saat roda becaknya masuk ke lubang. Beruntung becaknya tidak terbalik,” kisan Ervan.

Karena itu, Ervan berinisiatif memperbaiki jalan tersebut dengan anggaran swadaya. Anggaran yang terkumpul dibelikan semen, split, pasir dan kebutuhan lainnya. Dia mengaku tidak menggunakan aspal karena selain anggarannya minim, alat beratnya juga tidak ada. Rencananya, perbaikan jalan akan dilanjutkan hingga ke timur sampai kantor Kecamatan Adiwerna.

“Kita juga akan memperbaiki sampai ke barat Desa Kaliwadas. Tapi nanti menunggu anggaran dulu, karena anggarannya swadaya,” pungkasnya.

BERITA LAINNYA