Take a fresh look at your lifestyle.

Serukan PHBS, Tiga Pilar Kompak Bersihkan TPI Tegalsari

111

TEGAL – Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tegal secara serempak membersihkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalsari, Minggu (27/9) siang. Setiap sudut TPI dibersihkan menggunakan sapu hingga disemprot air bertekanan tinggi dengan mobil pemadam kebakaran.

Kegiatan bersih-bersih diikuti Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi, Kapolres Tegal Kota, AKBP Rita Wulandari, Dandim 0712/ Tegal, Letkol Inf Sutan Pandapotan, Danlanal Tegal, Letkol Mar Ridwan Aziz, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Resti Drijo dan Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian, Noor Fuady.

Menurut Wakil Wali Kota Tegal, kerja bakti yang melibatkan Forkopimda itu dilakukan guna menyerukan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di tengah pandemi. PHBS diyakini menjadi peran penting dalam menangkal peredaran Covid yang terus bergerak secara signifikan.

“Tidak hanya protokol kesehatan saja, melainkan pula PHBS yang harus terus digaungkan di tengah masyarakat. Apalagi kawasan TPI menjadi salah satu penyuplai ikan terbesar di Kota Tegal. Ikan-ikan yang didistribusikan kepada masyarakat haruslah bersih, higienis dan steril,” pungkasnya disela kegiatan.

Selain membersihkan, Jumadi juga berpesan kepada para nelayan, penjual ikan dan pengepul untuk sama-sama menjaga kebersihan. Tak terlepas dari itu, dirinya juga mewanti-wanti seluruh elemen untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Jangan sampai kendor, pandemi belum berakhir. Mari kita sama-sama bersinergi melawan Covid. Karena jika hanya kami saja yang bergerak itu sangat mustahil,” tegasnya.

Ditambahkan Jumadi, pihaknya juga meminta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk menginventarisir kerusakan yang terjadi di kawasan TPI. Untuk kemudian, dilakukan perencanaan perbaikan dan renovasi. Sebab, kawasan TPI terbagi menjadi dua pengelolaannya, yakni pengelolaan dari Provinsi Jateng dan Pemkot Tegal.

Sementara itu, Ketua DPC Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, H Riswanto menyambut baik kegiatan yang digelar tiga pilar tersebut. Pihaknya berharap, kerja bakti tidak hanya berlangsung pada satu tempat saja, mengingat ada banyak titik yang perlu digarap untuk mewujudkan Tegal sebagai Kota Bahari.

“Bukan hanya di TPI, tetapi ada banyak tempat yang perlu kita bereskan bersama-sama. Utamanya untuk kelangsungan hidup nelayan di Kota Bahari,” bebernya. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA