Take a fresh look at your lifestyle.

Semaru FC Singkirkan Tuan Rumah

146

PEKALONGAN – Semaru FC menyingkirkan tuan rumah Perseto FC di ajang kompetisi Divisi 2 Askot PSSI Pekalongan. Pada laga perdana babak 16 di Lapangan Peturen, Tirto, kamis (29/8), tim asal Sapuro menang dengan skor 4-3 melalui drama adu tendangan pinalti. Dengan hasil tersebut, Semaru akan berhadapan dengan pemenang due sore ini antara PS District melawan Bunderan FC.
Di babak 16 besar, aturan sudah menggunakan sistem gugur sehingga siapa yang kalah tak bisa melanjutkan lagi di babak berikutnya. Tak heran apabila duel Perseto melawan Semaru berlangsung sangat seru. Masing-masing kesebelasan berusaha keras supaya bisa memenangkan pertandingan.
Para pemain pun cukup emosi di lapangan sehingga tak jarang terjadi pelanggaran agak keras yang berakibat wasit mengeluarkan kartu kuning lebih dari dua. Anak-anak tuan rumah yang dimotori Ibad berusaha melakukan tekanan ke pertahanan lawannya. Tapi pilar Semaru tetap tangguh, ditambah lagi permainan memukau dari penjaga gawangnya, Khaerudin.
Setelah jeda, jalannya pertandingan semakin seru dan jual belu serangan pun sering dilancarkan kedua kesebelasan. Namun sayang, penyelesaian akhir dari pemain depan belum maksimal sehingga selalu gagal untuk mencetak gol. Sampai babak kedua berakhir, skor tetap kacamata sehingga harus dilakukan adu tendangan pinalti untuk mencari pemenangnya.
Offsial masing-masing kesebelasan oleh wasit dimina menyerahkan lima ”algojo” yang menjadi algojo di babak penentuan. Dari lima kali kesempatan melakukan tendangan, tuan rumah hanya mampu memasukkan tiga gol ke gawan lawan. Sedangkan Semaru FC memasukkan empat gol sehingga memastikan lolos ke babak delapan besar.
Saat adu tendangan pinalti, penjaga gawangnya bermain cemerlang dan menjadi pahlawan bagi timnya. Kiper yang sering disapa Kirun ini saat menggagalkan tendangan pemain lawan dengan tangkapan.
Ketua Penyelenggara Divisi 2 Askot PSSI Pekalongan, M Syakor menjelaskan tensi pertandingan di babak 16 besar cukup tinggi dibandingkan dengan ketika di penyisihan. Untuk itu dia berharap kepada semua pengurus supaya selalu waspada agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

(Moch Achid Nugroho/ red2)

BERITA LAINNYA