Take a fresh look at your lifestyle.

Seluruh Fraksi Setujui Penambahan Penyertaan Modal Bank Jateng

128

TEGAL – Seluruh fraksi DPRD Kota Tegal menyetujui rencanan penambahan penyertaan modal Pemerintah Kota Tegal ke PT Bank Jateng. Persetujuan mengemuka dalam Rapat Paripurna Pemandangan Umum Fraksi atas Penjelasan Wali Kota Tegal tentang Usulan Tiga Raperda Kota Tegal, Kamis (5/3) kemarin.

Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi dalam paparannya menyebut, akan melakukan penambahan penyertaan modal sebesar 1,16 persen untuk PT Bank Jateng. Besarannya, dari Rp 42.300.000.000 akan ditingkatkan menjadi Rp 48.374.000.000.

Adapun waktu pelaksanaan, akan dilakukan pada tahun 2020 sampai dengan tahun 2023 mendatang. Penyertaan modal disesuaikan dengan ketentuan Pasal 78 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah yang menyebutkan penyertaan modal pemerintah daerah dapat dilaksanakan apabila jumlah yang akan disertakan dalam tahun anggaran berkenaan telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah.

“Oleh karena itu, perlu dibentuk Peraturan Daerah Kota Tegal tentang Penyertaan Modal Pemerintah Kota Tegal pada Bank Jateng,” ungkap Jumadi.

Menanggapi itu, seluruh Fraksi DPRD Kota Tegal menyampaikan persetujuannya untuk membahas lebih lanjut dan mengagendakan pembahasan penambahan penyertaan modal dalam alat kelengkapan DPRD.

Meski demikian, beberapa Fraksi menyampaikan beberapa catatan terkait penambahan penyertaan modal untuk PT Bank Jateng. Fraksi Gerindra yang dibacakan oleh Mohammad Sefrudin menyampaikan, bahwa fraksinya menyetujui terhadap pembahasan lebih lanjut Raperda Kota Tegal tersebut.

“Kami menyetujui terhadap rancangan peraturan daerah tersebut untuk dilakukan pembahasan lebih lanjut,” katanya.

Namun demikian, terkait penambahan penyertaan modal ke PT Bank Jateng, Fraksi Gerindra berharap agar penambahan modal tersebut nantinya dapat diperuntukkan bagi pelaku UMKM dalam hal permodalan tanpa jaminan.

Sementara, pemandangan umum Fraksi Golkar yang disampaikan Sugiyono berharap, setelah menjadi Perda nanti, kalangan dunia usaha di Kota Tegal akan lebih mudah memperoleh pinjaman permodalan, sehingga dapat meningkatkan usahanya untuk bisa berkembang menjadi pengusaha besar di Kota Tegal.

“Dengan begitu, maka akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi serta menciptakan lapangan kerja. Disamping itu juga dapat menarik minat pengusaha luar daerah untuk berinvestasi di sini,” pungkas Sugiyono.

Fraksi Partai Keadilan Sejahtera melalui Amiruddin menyampaikan, bahwa penyertaan modal untuk PT Bank Jateng harus dilakukan pencermatan dan kajian lebih mendalam. Sehingga nantinya penambahan modal oleh Pemkot Tegal kepada Bank Jateng tidak akan membebani defisit anggaran. (Haikal/red10)

BERITA LAINNYA