Take a fresh look at your lifestyle.

Selama PSBB Aktifitas Lelang Dibatasi Hingga Jam 12.00

153

TEGAL – Aktifitas lelang di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Kota Tegal selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap berjalan normal, tetapi ada pembatasan waktu. Meskipun demikian, para pedagang, nelayan maupun petugas lelang tetap menerapkan standar prosedur pencegahan penularan virus Covid-19.

“Kegiatan aktifitas lelang di TPI Pelabuhan Tegal masih normal berjalan seperti biasa namun durasi waktu lelangnya dibatasi dari pagi sampai jam 12 siang. Aturan tersebut sudah berjalan sejak awal pemberlakukan PSBB, hingga sekarang, dan masyarakat nelayan bisa memahami hal tersebut,” ujar Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Tegal, Riswanto, baru baru ini.

Dia mengatakan, sebagian masyarakat Kota Tegal berpencaharian atau bekerja disektor perikanan. Bahkan salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Tegal berasal dari sektor perikanan. Untuk itu, selama pelaksanaan PSBB aktifitas lelang tetap berjalan, dan para nelayan tetap melaut untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. Harga ikan di TPI Kota Tegal sempat mengalami anjlok, sebab stok melimpah, sedangkan permintaan berkurang. Namun sejak beberapa hari lalu harga ikan sudah mulai meningkat, meskipun belum maksimal. Hal tersebut menjadikan nelayan cukup senang, sebab hasil lelangnya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari hari. Saat ini masih banyak kapal yang melaut, dan belum kembali ke darat sebab waktu mereka cukup lama. Mereka yang melaut khususnya kapal yang ukuran besar hingga dua minggu bahkan sampai satu bulan di laut. Untuk kapal atau perahu ukuran 10 Gross Ton (GT) ada yang satu hari melaut atau one day fishing. Kapal ukuran 30 GT melautnya antara 15 hari hingga 20 hari, sedangkan kapal ukuran 30 GT lama melautnya sampai satu bulan.

“Pemberlakukan PSBB di Kota Tegal berdampak pada penyerapan hasil tangkapan ikan nelayan. Penyerapan hasil tangkapan nelayan ke industri perikanan mengalami penurunan antara 25 persen hingga 50 persen,” tandasnya dalam berita sebelumnya.

Ia mengatakan, adanya status PSBB di Kota Tegal sangat berdampak pada industri perikanan, dimana stok ikan melimpah, sedangkan harganya anjlog. Anjlognya harga jual disebabkan stok ikan banyak, sedangkan penyerapan dari sektor industri perikanan terus mengalami penurunan yang cukup signifikan. Meskipun demikian, harga ikan sekarang ini sudah mulai membaik, seiring jumlah nelayan yang melaut berkurang sebab terang bulan. Pihaknya berharap sektor perikanan di Kota Tegal kembali pulih normal sehingga geliat perekonomian daerah tumbuh sesuai dengan target. (Joko Widodo/Red_03)

BERITA LAINNYA