Take a fresh look at your lifestyle.

Sekolah Kelas Khusus Olahraga Diluncurkan di Brebes

126

BREBES – Sekolah dengan program Kelas Khusus Olahraga (KKO) resmi diluncurkan di Kabupaten Brebes, Selasa (24/11). Sebagai percontohan, program KKO ini diterapkan di SMP Negeri 2 Brebes. 

Peluncuran program KKO ini dilakukan Wakil Bupati Brebes, Narjo, ditandai dengan penekanan tombol. Disaksikan Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohammad Haikal Sofyan, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Brebes Sutrisno,  Anggota DPRD Brebes dan Ketua KONI Brebes, Ahmad Zaeni.

Program KKO diterapkan Pemkab Brebes, sebagai upaya meningkatkan pembinaan prestasi atlet olahraga di wilayahnya. Selain itu sebagai tindak lanjut dari seruan Presiden Joko Widodo, terkait pembinaan atlet muda di Indonesia. 

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Pemkab Brebes, Sutrisno melalui Kabid Pemuda dan Olahraga Fajar Adi Wibowo mengatakan, diluncurkannya program KKO itu salah satunya dilatarbelakangi prestasi olahraga di Brebes menurun. Untuk itu, program inovasi KKO diluncurkan sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi olahraga di Brebes. KKO tersebut juga sinergis dengan program Kemenpora terkait olahraga unggulan daerah. Di samping itu, sebagai tindak lanjut seruan Presiden Jokowi pada Haornas, terkait pembinaan atlet muda harus direview, dan disinergikan dari pendidikan umum ke pendidikan keolahragaan.

“Sebagai percontohan, kami hari ini meresmikan peluncuran KKO di SMP Negeri 2 Brebes. Untuk tahap pertama, kami buka satu kelas dengan jumlah siswa 32 anak. Kedepannya, kami kembangkan untuk setiap kecamatan ada satu kelas KKO,” ungkapnya.

Seleksi bagi siswa yang akan masuk KKO, jelas dia, waktunya tetap dilaksanakan pada jadwal Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Namun prosesnya akan dipisah dengan siswa biasa. Di sisi lain, pihaknya juga telah melakukan pemantauan secara bakat dan seleksi kepada para siswa yang berpotensi masuk KKO. Mereka akan dimasukan dalam sistem aplikasi yang disiapkan. Sehingga saat PPDB bisa langsung dijaring untuk masuk ke kelas khusus tersebut. “Sebelum kami terapkan, KKO ini sudah melalui berbagai kajian, termasuk kami melakukan studi banding ke daerah yang telah menerapkan program ini dan sukses. Untuk memperkuat, kami juga telah memiliki Perda dan Perbup menyangkut pembinaan atlet berprestasi ini. Jadi, payung hukumnya juga kami siapkan,” terangnya. 

Lebih lanjut dia mengatakan, program KKO tersebut merupakan langkah awal Pemkab Brebes, dalam upaya secara serius melakukan pembinaan atlet muda. Dari KKO itu diharapkan kedepannya akan berujung terbentuknya Pusat Pendidikan Latihan Olahraga Pelajar Daerah (PPLOPD). “Jadi, ini langkah awal dalam upaya kami menuju PPLOPD. Diharapkan, melalui program inovasi ini prestasi olahraga di Brebes meningkat,” sambungnya. 

Wakil Bupati Brebes, Narjo mengatakan, Pemkab Brebes sangat merespon dan mendukung langkah Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dalam membentuk KKO tersebut. Pemkab juga berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam program itu, termasuk dukungan anggaran sesuai aturan yang berlaku. “Kami sangat berharap, dengan program KKO ini prestasi olahraga di Brebes bisa meningkat,” katanya.

Sementara Ketua KONI Kabupaten Brebes, Ahmad Zaeni mengatakan, pihaknya mengapresiasi atas keseriusan Pemkab dalam pembinaan atlet muda melalui program KKO. Adanya KKO itu diharapkan dapat menjadi embrio berdirinya Sekolah Khusus Olahraga (SKO) di Brebes. Di sisi lain, keberadaan KKO akan menjadi wadah dalam menjaring potensi-potensi atlet muda berprestasi di Brebes. “Kami sangat mendukung penuh trobosan ini, dan diharapkan akan melahirkan bibit atlet berprestasi di Brebes,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA