Take a fresh look at your lifestyle.

Sekda Kota Tegal Diperiksa Kejagung di Kejati Jateng

130

TEGAL, smpantura.com – Sekertaris Daerah Kota Tegal, Drs Johardi diperiksa penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) di Gedung Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Selasa (6/4). Pemeriksaan dilakukan tertutup selama hampir empat jam.

Pria berkepala plontos itu diperiksa atas dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Tegal, Jasri Umar.

Adapun dugaan pelanggaran kode etik tersebut dilaporkan Ketua Umum Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI), Basri Budi Utomo.

Kepada wartawan, Johardi mengaku memenuhi undangan Kejagung yang bertempat di Kejati Jateng, terkait permasalahan Kajari Kota Tegal, sebagaimana yang disebutkan dalam surat undangan.

“Ada sekitar 18 pertanyaan yang diberikan Jaksa Mustaming selaku penyidik Kejagung. Itu mengenai proyek Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) di RSUD Kardinah dan permasalahan pribadi Kajari yang menyangkut kode etik,” bebernya.

Panggilan tersebut, lanjut Johardi, merupakan klarifikasi bagaimana dan sejauh apa proyek BLUD serta mekanisme pelaksanaannya.

“Saya menjawab apa yang saya tahu, yang tidak taupun saya katakan tidak tahu. Karena ini azaz keadilan,” tegasnya.

Sementara berdasarkan pantauan, selain Sekda Johardi, Plt Direktur RSUD Kardinah, dr Heri Susanto turut menjalani pemeriksaan di Kejati Jateng. Hanya saja, wartawan belum sempat bertemu dr Heri meski sudah menunggu di pintu keluar sejak pukul 15.00 WIB hingga Selasa petang. (T03-red)

BERITA LAINNYA