Take a fresh look at your lifestyle.

Sejumlah Desa di Brebes Diterjang Puting Beliung

- Puluhan Rumah Rusak

66

BREBES – Sejumlah desa yang tersebar di empat kecamatan, di Kabupaten Brebes, diterjang angin puting beliung, Jumat dini hari (26/6). Akibat bencana alam itu, puluhan rumah warga dilaporkan rusak parah dan ringan.

Sejumlah desa yang dilanda angin puting beliung tersebut di antaranya, Desa Sigentong dan Tanjungsari ( Kecamatan Wanasari). Kemudian, Desa Pagejugan, Kaliwlingi (Brebes), Bangsri, Luwungragi (Bulakamba), Janegara, Rengasbandung, Jatibarang Kidul, Kedungtukang, Tembelang dan Kertasiduyasa (Jatibarang). Tidak ada korban jiwa dalam bencana alam itu, tetapi kerugian material yang ditimbulkan diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

Di Desa Pagejugan dan Kaliwingi, Kecamatan Brebes, sedikitnya ada 20 rumah warga rusak di bagian atap, akibat gentingnya berhamburan diterjang anging puting beliung. Sedangkan di Desa Luwungragi ada 6 rumah rusak, di Desa Bangsri ada lima rumah rusak. Kerugian material di dua desa tersebut diperkirakan mencapai Rp 65 juta. Sementara di empat desa di Kecamatan Jatibarang ada belasan rumah yang rusak, termasuk dua komplek peternakan ayam, dengan kerugian total diperkirakan mencapai Rp 250 juta. Kemudian, di dua desa di Kecamatan Wanasari dilaporkan ada beberapa rumah warga rusak.

Danramil 07 Bulakamba, Kapten Infanteri Tuteng Aryolona mengatakan, angin puting beliung menerjang wilayahnya sekitar pukul 04.30. Saat itu, wilayahnya sedang diguyur hujan, dan tiba-tiba datang angin puting beliung. “Awalnya sekitar pukul 03.15 wilayah kami diguyur hujan. Kemudian sekitar pukul 04.30, puting beliung datang menerjang pemukiman warga dari arah barat menuju timur,” terangnya.

Hal senada dikatakan Danramil 03 Wanasari, Kapten Infanteri Solekhudin. Menurut dia, di wilayahnya angin puting beliung menerjang sekitar pukul 03.30. Saat itu wilayahnya juga diguyur hujan dengan intensitas tinggi. “Di Wanasari ada dua desa yang terdampak bencana ini. Beberapa rumah warga rusak ringan. Bahkan, di Desa Tanjungsari jaringan listrik sempat terputus selama kurang lebih 45 menit,” ungkapnya.

Atas bencana itu, lanjut dia, pihaknya bersama pejabat muspika dan warga melakukan penanganan darurat, dengan pembersihan puing bangunan rumah yang rusak. “Kami juga bergotong royong memperbaiki fasilitas umum yang rusak,” pungkasnya. (*)

BERITA LAINNYA