Take a fresh look at your lifestyle.

Sehari, Petugas Damkar Musnahkan Tiga Sarang Tawon Vespa di Pangkah

132

PANGKAH- Kekhawatiran warga Desa Pangkah terhadap keberadaan sarang tawon Vespa Affinis yang berada di permukiman warga, langsung mendapat respon dari  petugas pemadam kebakaran dan relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tegal.

Pada Kamis (28/11) sore sekitar pukul 15.00 sebuah mobil damkar dengan sejumlah petugas datang ke lokasi tempat ditemukannya sarang tawon Vespa atau tawon Ndas yang memiliki ukuran besar.

Ada empat lokasi yang didatangi. Yakni di Dukuh Posong RT 3 , RW 5 , kemudian di Dukuh Kauman RT 5 RW 3, Dukuh Jati Raisem RT 8 RW 6 dan Dukuh Wungu RT 6 RW 6 Desa Pangkah, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.

Setelah melakukan survei, petugas langsung memusnahkan sarang tawon. Dari pantauan Suara Merdeka, petugas cukup menggunakan serbun pencuci pakaian dan pestisida yang dituang di dalam tangki mobil damkar. Selanjutnya selang damkar yang menyalurkan cairan  tersebut disemprotkan ke arah sarang tawon.

Sontak, mendapat semprotan air yang cukup kuat, ratusan tawon yang berada di dalam sarang terbang. Sebagian besar jatuh dan mati.

Proses pemusnahan sarang tawon menarik perhatian warga setempat. Sebagian langsung lari saat melihat tawon  bertebangan ke berbagai arah.

Dari empat sarang tawon yang dilaporkan perangkat desa Pangkah kepada petugas damkar, hanya tiga yang berhasil dimusnahkan sore itu. Satu sarang tawon yang berada di pohon jati di Dukuh Kauman RT 5 RW 3 belum bisa dimusnahkan, karena tidak memungkinkan langsung dimusnahkan.

“Sarangnya besar sekali menempel di pohon jati, didekatnya banyak kabel listrik. Untuk memusnahkan sarang tawon, harus dilakukan koordinasi dengan PLN agar listrik dipadamkan sementara,”jelas petugas damkar, Yoga Hendra Wijaya.

Yoga menyebutkan, selain di empat lokasi ini, damkar juga  telah memusnahkan sarang tawon di Desa Pecabean dan Pegirikan.

“Hari ini juga sedang dilakukan penanganan terhadap sarang tawon di Bojong,”kata Yoga.

Komandan Regu II Damkar, Kuswandi mengakui, saat ini tim damkar yang berada di bawah naungan Satpol PP menerima banyak permintaan dari warga untuk memusnahkan sarang tawon Vespa affinis.

Warga khawatir, karena di beberapa daerah telah berjatuhan korban akibat diserang tawon yang memiliki badan berwarna hitam,kuning atau jingga ini.

“Sebelumnya, permintaan seperti  ini tidak banyak. Mungkin karena telah jatuh korban di beberapa daerah sehingga warga menjadi khawatir dan meminta agar sarang tawon dimusnahkan,”ujar Kuswandi yang sudah enam kali melakukan pemusnahan sarang tawon.

Sementara itu, proses pemusnahan sarang tawon di Dukuh Wungu RT 6 RW 6 berlangsung hingga petang. Petugas butuh waktu lama mengingat sarang  berada di antara genteng rumah. Semua lampu harus dimatikan.

Kades Pangkah Budi Pramono menyebutkan, untuk memusnahkan sarang  tawon di Dukuh Kauman , pihaknya segera berkoordinasi dengan PLN. (Sari-Red 06)

BERITA LAINNYA