Take a fresh look at your lifestyle.

Satu RT di Desa Gantungan Lakukan Karantina Wilayah Skala Mikro

-29 Warga Terkonfirmasi Positif

68

JATINEGARA,smpantura.com – Satu kawasan Rukun Tetangga di Dukuh Bulak Desa Gantungan, Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal ,menerapkan karantina wilayah skala mikro setelah 29 warga terkonfirmasi positif Covid-19. Kawasan yang dikarantina tepatnya adalah RT 1 RW 1 Dukuh Bulak Desa Gantungan. 

Kepala Puskesmas Jatinegara dr Ulinuha mengatakan, karantina wilayah di kawasan RT 1 RW 1 dilakukan selama 14 hari mulai Sabtu (5/6) selama dua pekan. 

Ulin mengatakan, dari 29 warga yang positif Covid-19, dua orang , satu pria dan satu perempuan, yang merupakan pasangan suami istri itu menjalani perawatan di Rumah Sakit Harapan Sehat Slawi. Perempuan tersebut dalam kondisi hamil tua. 

Adanya klaster baru di kawasan itu, berawal dari salah seorang pria yang melakukan pemeriksaan di Puskesmas Jatinegara pada 21 Mei 2021, dengan keluhan sakit perut (gastritis).Pria tersebut diketahui bekerja sebagai kurir paket.

Pada tanggal 25 Mei 2021 giliran istrinya yang sedang hamil memeriksakan diri ke Puskesmas dengan keluhan batuk. “Karena ada keluhan batuk, maka kami lakukan swab antigen, hasilnya psoitif. Setelah istrinya positif, suaminya juga diswab dan ternyata positif. Karena keduanya positif, pada tanggal 25 Mei dirujuk ke RS Harapan Sehat Slawi,”terang Ulin 

Selanjutnya Puskesmas Jatinegara melakukan tracing terhadap kontak erat pasangan suami istri tersebut. Pada tanggal 29 Mei dilakukan pemeriksaan terhadap lima orang yang tinggal serumah. Hasil tes PCR menunjukkan empat orang positif terpapar virus korona. 

Tracing juga dilakukan terhadap ayah mertua perempuan yang sedang hamil. Saat diperiksa di Puskesmas, yang bersangkutan juga positif. Karena yang bersangkutan bekerja di proyek yang ada di Gantungan, keesokan harinya Puskemas melakukan uji swab terhadap 21 orang pekerja disana. Hasilnya dua orang diketahui positif. 

Dengan bertambahnya warga yang terpapar Covid-19, pada Sabtu (5/6) lalu, Puskesmas melakukan uji swab massal di RT 1 RW 1 dengan menyasar 130 orang warga. “Dari rencana 130 orang yang bisa kita swab 112 orang. Didapat yang positif 18 orang dan dua lagi menyusul, sehingga ada 29 orang yang positif,”terangnya. 

Menurut Ulin, rata-rata warga yang terpapar virus korona bergejala ringan batuk dan pilek. Pemantauan kondisi kesehatan warga dilakukan bidan desa setempat dengan membuat WA grup bagi warga yang terkonfirmasi.

“Kami petugas kesehatan, dokter, bidan desa memberikan motivasi dan semangat di grup. Warga yang menyampaika keluhan melalui grup, kami beri obat dan vitamin,”urainya. 

Ulin menyebutkan, kasus Covid-19 di Kecamatan Jatinegara mengalami kenaikkan pasca lebaran. Pada Selasa (8/6) tercatat 50 orang terkonfirmasi positif, dimana 29 orang diantaranya warga RT 1 RW 1 Desa Gantungan. 

Sementara itu, Kapolsek Jatinegara AKP Basri mengatakan, untuk melakukan pengawasan terhadap warga yang melakukan isolasi mandiri, Polsek bersinergi dengan Koramil melaksanakan giat patroli di wilayah RT 1 RW 1 Dukuh Bulak, Desa Gantungan. Selain itu, terus mengingatkan warga agar tetap melakukan protokol kesehatan. 

“Di wilayah tersebut ada pembatasan untuk keluar masuk. Jadi setiap gang ditutup dan dijaga Satgas Jogo Tonggo. Warga yang sedang isoman diminta tetap di dalam rumah, jangan sampai ada kegiatan di luar yang dikhawatirkan menularkan ke orang lain,”terang Basri. 

Suasana di wilayah RT 1 RW 1 kemarin terlihat sepi. Beberapa warga yang terlihat di luar rumah sedang melakukan aktivitas berjemur. Akses masuk ke wilayah tersebut ditutup portal dan dijaga beberapa petugas Satgas Jogo Tonggo. Warga yang keluar masuk diminta cuci tangan.

Sementara yang dikendarai disemprot disinfektan. Untuk mencegah penyebaran penularan, warga dari luar wilayah tersebut dilarang masuk termasuk pedagang makanan keliling. 

Sementara itu, untuk membantu warga yang menjalani isolasi mandiri , Dinas Sosial Kabupaten Tegal telah mendistribusikan bantuan berupa beras. Setiap kepala keluarga memperoleh 20 kg. 

“Untuk yang baru , kemarin telah diambil untuk 20 kepala keluarga,”terang Kepala Bidang Perlindungan , Jaminan Sosial dan Kebencanaan Dinas Sosial Nur Ariful Hakim. 

Selain memberikan bantuan beras kepada warga Dukuh Bulak, Dinsos juga telah mendistribusikan bantuan beras bagi warga Kecamatan Pagerbarang. Beras diberikan kepada 54 kepala keluarga. (T04-Red)

BERITA LAINNYA