Take a fresh look at your lifestyle.

Satpol PP Amankan Rokok Tanpa Pita Cukai

Kasi Binwasluh Satpol PP Moh Solehudin didampingi anggota menunjukkan rokok yang  diduga ilegal karena  tanpa pita cukai

83

SLAWI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal mengadakan kegiatan pemberantasan rokok ilegal di wilayah Kecamatan se Kabupaten Tegal, Senin (15/2).

Operasi tersebut menyasar Desa Srengseng dan Rajegwesi Kecamatan Pagerbarang.

Dari penyisiran di lapangan, petugas mengamankan satu merek ‘SBR’ yang diduga Ilegal karena tanpa pita cukai di Desa Rajegwesi Kecamatan Pagerbarang.

Merek tersebut diamankan petugas dengan cara dibeli sesuai harga yang dipasarkan. Selanjutnya akan dilaporkan ke Kantor Bea Cukai untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Suharinto melalui Kepala Seksi Pembinaan, Pengawasan dan Penyuluhan (Binwasluh) Moh. Solehudin mengatakan,  operasi cukai tersebut dalam rangka melaksanakan UU Nomor 11 Tahun 1995 jo UU Nomor 39 Tahun 2007 tentang Cukai.

Solehudin menyebutkan, dalam operasi itu, pihaknya melakukan pengawasan dan tidak berwenang menerapkan sanksi.

“Satpol PP hanya sebatas mendata dan melaporkan temuan hasil operasi. Soal sanksi sepenuhnya menjadi kewenangan Direktorat Jendral Bea Cukai,” jelasnya.

Meski tak memberikan sanksi,  Satpol PP Kabupaten Tegal  memberikan pembinaan kepada pedagang agar tidak menyediakan, menyerahkan, menawarkan, menyimpan dan menjual rokok tanpa cukai atau bercukai palsu.

Adapun pemeriksaan terhasap cukai rokok dilakukan dengan alat khusus menggunakan teknologi sinar ultra violet (UV).

“Kalau rokok ini palsu, pita cukai yang ditempel dalam kemasan tidak akan memantulkan sinar atau cahaya mengkilat,”terangnya.

Solehudin menyebutkan, operasi sejenis akan digelar Satpol PP secara berkelanjutan di wilayah kecamatan yang berbeda.

“Sejak awal Februari 2021, Satpol PP telah menggelar operasi cukai selama delapan kegiatan yakni di wilayah Dukuhwaru, Pangkah, Dukuhturi, Adiwerna, Talang, Lebaksiu, Suradadi dan Pagerbarang,”imbuhnya.

BERITA LAINNYA