Take a fresh look at your lifestyle.

Satgas Pencegahan Covid-10 Akan Dibentuk di Kecamatan dan Desa

93

SLAWI- Bupati Tegal,Umi Azizah meminta untuk segera dibentuk Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan corona virus disease (Covid-19) di masing-masing kecamatan dan desa.

Menurut Umi, ini sangat penting dilakukan mengingat pencegahan dan penanganan Covid-19, harus dilakukan sampai ke tingkat paling bawah yakni RT/RW dan seluruh   lapisan masyarakat.

Demikian disampaikan Umi Azizah saat memimpin rapat koordinasi  terbatas dengan pimpinan organisasi kemasyarakatan (Ormas) Islam, di Ruang Rapat Setda Kabupaten Tegal, Sabtu (21/3).

Hadir pada rakor terbatas tersebut,  Ketua Cabang Tanfidiyah  Nahdlatul Ulama,   Akhmad Was’ari dan Sekretaris Pimpinan Daerah Muhamadiyah Basuni beserta  pengurus lainnya. Selain itu,  Wakil Bupati Sabilillah Ardie dan Sekda Widodo Joko Mulyono, yang hadir melalui  video conference.

Umi mengatakan, Satgas tersebut memiliki tugas pokok mengkoordinasikan pencegahan dan penanganan Covid-19 di wilayah masing-masing serta melaporkan secara berjenjang langkah langkah serta tindak lanjut  yang dilaksanakannya.

“Mereka juga harus berkoordinasi dan bersinergi dengan ormas dan lembaga lembaga yang ada di kecamatan dan desa guna memaksimalkan pencegahan  dan penanganan penyebarluasan virus Korona,”sebutnya.

Umi mengatakan, satgas harus mensosialisasikan himbauan pencegahan acara/ kegiatan yang mengundang atau menghadirkan banyak orang, seperti pengajian, hajatan dan hiburan.

Kegiatan tersebut diimbau dengan tegas agar  ditunda sampai dua minggu ke depan , bahkan kalau bisa sampai setelah Hari Raya  Idu Fitri 1441 Hijriyah.

Protokol kesehatan di acara/ kegiatan  skala besar harus dilakukan yakni, menyediakan cuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menyediakan alat pengukur suhu tubuh,  menjaga jarak antar individu minimal 2 meter dan terakhir menyediakan ruang isolasi  bagi individu yang tidak sehat .

Pada kesempatan itu Bupati Umi Azizah juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan ormas dan lembaga  di jajarannya yang sudah menindaklanjuti imbauan pemerintah tentang pencegahan Covid-19 serta  sepakat menunda kegiatan organisasi atau kelembagaan  sampai setelah Hari Raya Idul Fitri.

“Para Dai / Daiah juga saya minta agar menunda jadwal ceramahnya  sampai dua minggu ke depan bahkan sampai setelah Idul Fitri”, tegas Bupati .  (Sari/Red-06)

 

 

BERITA LAINNYA