Take a fresh look at your lifestyle.

Satgas Jogo Tonggo Diminta Aktif Mendata Pelaku Perjalanan

Kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal Tembus 103 Orang

117

SLAWI- Sejak lima bulan lalu, kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal tak kunjung reda. Jumlah warga yang terpapar virus Korona terus bertambah. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal,  Joko Wantoro, mengungkapkan, tercatat ada penambahan sembilan kasus konfirmasi baru yang dilaporkan sejak empat hari terakhir.

“Sampai saat ini, kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal sebanyak 103 orang,”jelas Joko Wantoro, Minggu (6/9).

Joko mengatakan, lonjakan kasus ini paling banyak ditemukan pada pelaku perjalanan, terutama yang pulang Jakarta ataupun yang berinteraksi dengan mereka yang datang dari Jakarta. Untuk itu, pihaknya mengingatkan agar kewaspadaan harus semakin ditingkatkan.

“Satgas Jogo Tonggo sebagai lini terdepan pencegahan penularan Covid-19 harus kembali bekerja mendata warganya yang baru pulang dari luar kota seperti Jabodetabek dan mengarahkannya untuk isolasi mandiri selama 14 hari di rumah sebelum berinteraksi dengan lingkungan tetangga. Syukur-syukur bisa melakukan uji cepat mandiri, itu lebih baik,” ungkapnya.

Joko juga mengingatkan masyarakat agar waspada saat berbelanja di pasar. Pihaknya mencatat, ada dua pedagang di Pasar Trayeman, Slawi, yang tepapar Covid-19. Salah satunya adalah T (85) warga Desa Dukuhsembung, Kecamatan Pangkah yang meninggal dunia Rabu (19/8).

“Sepanjang protokol kesehatan bisa diterapkan di lingkungan pasar, baik oleh pembeli maupun pedagang yang berjualan, risiko penularannya bisa diminimalisir,” katanya.

Adapun penambahan sembilan kasus konfirmasi positif , yakni,  pertama,  seorang laki-laki, berinisial M (60) asal Desa Lebaksiu Lor, Kecamatan Lebaksiu. Pasien M yang dirawat di RSUD dr. Soeselo Slawi sejak Kamis (27/8) ini memiliki riwayat kontak erat dengan tamu dari Tangerang dan Jakarta.

Kasus kedua adalah seorang perempuan, berinisial R (64), asal Desa Dukuh Benda, Kecamatan Bumijawa yang juga dirawat di RSUD dr. Soeselo Slawi sejak Jumat (21/8). Diketahui, R memiliki riwayat kontak erat dengan anaknya sepulang dari Tangerang.

Ketiga, adalah seorang laki-laki, berinisial R (50), asal Desa Talok, Kecamatan Pangkah yang memiliki riwayat kontak erat dengan orang dari Jakarta. Sejak Kamis (27/8), R menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD dr. Soeselo Slawi.

Kasus keempat adalah seorang perempuan, berinisial DP (39), asal Desa Tegalandong, Kecamatan Lebaksiu. Diketahui, DP memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan saat ini tengah menjalani isolasi mandiri di rumahnya sejak Jumat (28/8).

Kasus kelima adalah seorang laki-laki, berinisial W (42), asal Desa Semboja, Kecamatan Pagerbarang yang baru pulang dari Jakarta hari Minggu (30/8) lalu. Saat ini, W tengah menjalani perawatan di RSI Harapan Anda di Kota Tegal sejak Senin (31/8).

Selanjutnya, kasus keenam, adalah seorang laki-laki, berinisial Z (51) asal Desa Karangdawa, Kecamatan Margasari yang juga memiliki riwayat perjalanan pulang dari Jakarta pada Jumat (14/8) lalu. Saat ini, Z tengah menjalani perawatan di RSUD dr. Soeselo Slawi sejak dari pertama kali masuk pada Kamis (24/8).

Kasus ketujuh adalah seorang perempuan, berinisial IT (29), asal Desa Adiwerna, Kecamatan Adiwerna yang bekerja sebagai tenaga kesehatan di Kota Tegal. IT sendiri sudah dinyatakan sembuh usai menjalani isolasi mandirinya yang dimulai sejak Senin (10/8) lalu.

Kasus kedelapan, adalah seorang laki-laki, berinisial MN (24), asal Desa Pesarean, Kecamatan Adiwerna. Diketahui, MN memiliki riwayat perjalanan pulang dari Jakarta dan ia pun menjalani uji cepat mandiri di RSI PKU Muhammadiyah Singkil, Adiwerna dengan hasil reaktif.

Sementara hasil uji spesimen swab baru keluar hari Minggu (30/8) dan menyatakan MN positif terpapar Covid-19. MN menjalani isolasi mandiri di rumahnya sejak Jumat (28/8).

Kasus kesembilan adalah seorang laki-laki, berinisial ARH (50), asal Desa Kaligayam, Kecamatan Talang yang bekerja sebagai pedagang di Pasar Trayeman Slawi. ARH saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSI Harapan Anda Kota Tegal sejak Selasa (25/8) lalu.

Selain penambahan sembilan kasus baru tersebut dimana satu orang dinyatakan sudah sembuh, ada penambahan tujuh orang pasien Covid-19 yang juga dinyatakan sembuh.

Dengan demikian, lanjut Joko, dari 103 kasus Covid-19 di Kabupaten Tegal, 80 orang dinyatakan sembuh, 12 orang sedang menjalani perawatan dan 11 orang meninggal dunia(Sari/Red-06).

 

 

BERITA LAINNYA