Take a fresh look at your lifestyle.

Satgas Covid Nasional Minta Pemkot Giatkan Pencegahan

81

TEGAL – LO Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, Brigjen Pol (Purn) Drs Oneng Subroto menilai penanganan Covid di Kota Tegal sudah berjalan baik. Hal itu dikemukakan usai melakukan monitoring penerapan protokol kesehatan dan penanganan Covid di Kota Bahari, Kamis (3/12).

“Untuk Kota Tegal, Alhamdulillah penanganannya sudah baik. Namun, perlu digiatkan kembali upaya pencegahan. Karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati,” ungkap Oneng saat diterima Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan Forkopimda di Peringgitan, Balai Kota.

Menurut Oneng, pencegahan jauh lebih baik dilakukan daripada harus mengobati. Sebab, jika seseorang sudah terpapar maka akan merepotkan banyak orang. Mulai dari tenaga kesehatan (nakes-red), keluarga hingga beban anggaran.

Oleh karenanya, Oneng meminta Pemerintah Kota Tegal lebih serius untuk menggiatkan pencegahan penularan Covid. Dari hasil pantauannya, masih banyak didapati masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dan abai terhadap penularan Covid.

Pria yang menjabat Liaison Officer (LO) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) itu juga menambahkan, hampir 17 persen masyarakat Indonesia tidak percaya adanya Covid-19.

“Saya tadi melihat di pasar masih banyak terjadi pelanggaran. Mulai dari yang tidak memakai masker sampai menjaga jarak. Mungkin kita perlu lebih serius dan mengajak semua elemen untuk bersinergi. Sebab, jika hanya seorang diri (Pemda saja-red), maka akan mustahil bisa menekan kasus Covid,” bebernya.

Menanggapi hal itu, Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono mengaku, akan menempatkan petugas Satpol PP di sejumlah titik rawan. Sebab, kesadaran masyarakat yang masih sangat minim akan tergugah jika melihat petugas di lapangan.

“Kita sudah melakukan rekrutmen Satpol PP. Mereka akan ditugaskan menjaga ruang publik dan menjaga masyarakat. Karena kebanyakan oknum yang melanggar protokol kesehatan itu mau tertib jika melihat petugas,” tegas Dedy. (*)

BERITA LAINNYA