Take a fresh look at your lifestyle.

Sat Binmas Polres Tegal Kota, Gerak Cepat Ingatkan Satpam

160

* Tugasnya Rawan Tertular Virus Korona

TEGAL – Tak hanya gencar menggelar sosialisasi ke sejumlah elemen warga, Sat Binmas Polres Tegal Kota juga bergerak cepat mengingatkan personel satuan pengamanan (Satpam) yang bertugas di instansi pemerintah maupun BUMN dan swasta. Hal itu berkait kerawanan penularan virus korona saat mereka bertugas.

Personel satpam, selama ini, lebih banyak berada di garda paling depan dalam melayani kedatangan tamu, pelanggan maupun nasabah yang datang ke kantor tempat dia bertugas. Mereka harus menyambutnya dengan senyum ramah. Bahkan membukakan pintu masuk kantornya.

”Dalam kondisi normal atau beberapa bulan sebelum ada wabah korona, selain harus sigap dan waspada dalam menjalankan tugas keamanan, satpam juga harus bersikap ramah. Hal ini biasa dilakukan dalam menjalankan tugas sehari-harinya,” terang Kasat Binmas Polres Tegal Kota AKP Didik Guntoro SH.

Tapi sekarang, setelah ada wabah virus korona, kata dia, semuanya harus waspada. Senyum satpam kepada setiap orang yang datang ke kantornya, sudah tak terlihat lagi. Karena senyum ramahnya tertutup masker. Juga harus menjaga jarak dan bersentuhan seperti bersalaman.

Karena itulah, lanjut dia, kesatuannya bergerak cepat mengingatkan satpam berkait kerawanan penularanan virus tersebut, saat menjalankan tugas sehari-harinya. Sejumlah personel Sat Binmas pun diterjunkan menemui personel satpam yang bertugas di BUMN seperti perbankan, instansi pemerintah, dan sejumlah perusahaan swasta lainnya.

Sarung Tangan

Kepada personel satpam yang bertugas, hendaknya selain selalu memakai masker, juga mengenakan sarung tangan karet. Tujuannya agar virus itu ta menyebar lewat saluran hidup maupun mulut. Kemudian menghindari sentuhan fisik dengan tamu atau barang yang dibawanya.

Sebab, bisa saja tamu yang datang ke kantor, membawa virus korona. Karena itulah, selain melengkapi diri dengan peralatan pelindung seperti itu, juga setiap kantor harus memiliki peralatan pengukur suhu tubuh. Tujuannya, antara lain, agar setiap tamu yang datang bisa diukur suhu tubuhnya.

Bila suhu tubuh mencapai 38 derajat celcius, maka layak mendapat pemeriksaan kesehatan lanjutan. Yakni, di rumah sakit yang sudah menjadi rujukan untuk penanganan penularan Covid 19. ”Ini memang upaya standar untuk memantau penularan virus korona,” ucap dia.

Menurut dia, sebelum ke prosedur pemeriksaan suhu tubuh, satpam hendaknya menyarankan ke tamu yang datang untuk mencuci tangan terlebih dulu dengan air dan sabun mandi. Juga bisa menggunakan hand sanitizer yang harus disediakan tiap perkantoran di dekat pintu masuk.

Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi mengatakan, sebenarnya upaya yang dilakukan Sat Binmas kepada para satpam memiliki tujuan lebih luas. Karena bukan hanya satpam yang rawan tertular virus kasat mata itu.

Tapi bila standar pemutusan rantai penularan tak dilakukan, virus tersebut juga akan rawan menular ke pegawai lainnya yang ada di dalam kantor.
Bahkan dapat merembet ke keluarga di rumah atau warga sekelilingnya.

Karena itulah satpam yang berada di garda depan, hendaknya dapat berperan aktif untuk mencegah penularan virus tersebut. Semua demi kepentingan bersama, juga bangsa dan negara.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA