Take a fresh look at your lifestyle.

Saber Pungli Kota Tegal Soroti Pelayanan Publik

127

 

TEGAL – Satgas Saber Pungli Kota Tegal akan terus menyoroti dan mengawasi seluruh unit pelayanan publik, agar terbebas dari pungutan liar atau pungli. Masyarakat pun diminta melapor di call centre, bila menjumpai pungutan yang tak sesuai ketentuan tersebut.

Hal itu diungkapkan Kapolres Tegal Kota AKBP Siti Rondhijah SSi, saat bersama Kasatgas Saber Pungli Unit Pelayanan Publik (UPP) Kota Tegal, yang juga Wakapolres Tegal Kota, Kompol Davis Busin Siswara SIK, memasang pamflet bertajuk ”Tolak Pungli”, di tempat pelayanan publik, pengurusan SKCK dan Sidik Mapolres Tegal Kota, Senin (12/8).

”Ini upaya kami, dalam rangka mendukung tugas Tim Saber Pungli Kota Tegal, mengawasi unit pelayanan publik agar terbebas dari pungli. Kami juga membenahi kedalam dulu agar benar-benar pelayanan publik ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak ada beban yang merugikan masyarakat,” terang Kapolres Tegal Kota.

Terus Digencarkan
Dia mengungkapkan, untuk pemasangan pamflet tolak pungli akan terus digencarkan. Antara lain, dengan memasang pamflet itu di seluruh lokasi pelayanan publik. Baik di Mapolres Tegal Kota maupun instansi terkait di Kota Tegal.

Lokasi pelayanan publik lainnya, antara lain, Kantor Kelurahan, Kantor Kecamatan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinsos Nakertrans, Tempat Pelayanan Perizinan Terpadu hingga di Kantor Pertanahan. Saat memasang stiker dan pamflet itu, Kapolres Tegal Kota juga didampingi para kabag dan kasat, serta mengajak dialog masyarakat yang tengah antre mengurus SKCK dan pemeriksaan sidik jari.

Kapolres berharap di markas kepolisiannya, tidak ada pungutan liar. Seandainya ada pungutan, masyarakat juga mengetahui kalau hal itu sudah diatur pemerintah pusat. Seperti pengurusan SKCK sudah ada ketentuan biayanya sebesar Rp 30.000.
Ketentuan biaya seperti itu yang bersifat terbuka dan sesuai ketentuan, diharapkan juga dicantumkan biayanya agar masyarakat juga mengetahuinya. Dengan demikian masyarakat merasa nyaman dengan pelayanan publik yang dilakukan instansi bersangkutan.

(Rio Toepra/red2)

BERITA LAINNYA