Take a fresh look at your lifestyle.

Saat Ini 136 Pemudik Sudah Tiba di Brebes

90

BREBES, smpantura.com – Meski pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan larangan mudik Lebaran di tahun ini, tetapi tidak menjadi penghalang para perantau asal Kabupaten Brebes untuk tetap pulang kampung menjelang Lebaran ini. Data Pemkab Brebes menyebutkan, hingga kemarin (3/5), tercatat sudah ada sebanyak 136 orang pemudik yang telah tiba di Brebes. 

“Untuk jumlah pemudik asal Brebes yang sudah tiba di kampung halamannya, hingga saat ini sudah ada sebanyak 136 orang,” ujar Bupati Brebes, Idza Priyanti melalui Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinpermades) Kabupaten Brebes, Subagya, saat jumpa pers terkait persiapan Lebaran tahun 2021, di Pendapa Kabupaten, Senin (3/5).

Dia menjelaskan, sebanyak 136 pemudik itu berasal dari enam kecamatan. Yakni, Kersana, Banjarharjo, Brebes, Jatibarang, Salem dan Tonjong. Dari jumlah itu, terbanyak berasal dari Tonjong mencapai 11 orang. Dibanding hari sebelumnya, jumlah pemudik yang tiba di Brebes itu terus mengalami peningkatan. Dua hari sebelumnya hanya sebanyak 85 orang, tetapi saat ini sudah mencapai 136 orang. “Data pemudik yang telah tiba di Brebes itu, kami dapat melalui aplikasi Jogo Tonggo,” tandasnya.

Menurut dia, para pemudik yang sudah tiba di Brebes itu, selanjutnya ditangani melalui program PPKM Mikro. Artinya, mereka akan dilakukan pemeriksaan kesehatan, termasuk melaksanakan rapid antigen. Jika ada yang reaktif, akan dilakukan isolasi mandiri di fasilitas yang disiapkan di masing-masing desa. “Jadi, kami optimalkan PPKM Mikro. Kami minta warga yang ada,” sambungnya.

Sementara, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kabupaten Brebes M Reza Prisman menambahkan, saat kondisi normal dan tidak ada larangan mudik, diprediksi jumlah pemudik asal Brebes yang akan pulang kampung mencapai 549.837 orang. Namun dengan adanya larangan mudik, saat ini baru sebanyak 136 pemudik yang sudah tiba di Brebes. “Hal ini sangat bagus, karena membuktikan warga Brebes di perantauan patuh terhadap aturan pemerintah,” pungkasnya. 

(T07-red) 

BERITA LAINNYA