Take a fresh look at your lifestyle.

Rugi Hingga Ratusan Juta, Lagi-Lagi Pertani Bawang Ikut Jadi Korban

- Dampak Banjir Terjadi Lima Desa di Losari

142

Tanaman – Banjir yang menerjang lima desa di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Senin (17/2), ternyata berdampak pada para petani bawang di wilayah tersebut. Lagi-lagi para petani bawang menjadi korban banjir karena ratusan tanaman bawang merah di Desa Limbangan, Kecamatan Losari, terendam banjir akibat tanggul Sungai Cisanggarung jebol.

Mereka mengalami kerugian besar karena tanaman bawangnya gagal panen, setelah terendam banjir tersebut. Di Desa Limbangan, tanggul Sungai Cisanggarung jebol sepanjang 20 meter. Meski banjir tidak merendam pemukiman warga, tetapi ratusan hektare tanaman bwang merah terendam.

BACA JUGA : Pagi Ini, Lima Desa Di Losari Diterjang Banjir

Ageng (30), salah seorang petani bawang merah di Desa Limbangan, Kecamatan Losari menuturkan, lahan tanaman bawang yang terendam luasnya mencapai ratusan hektare. Tanaman yang terendam rata-rata berumur sekitar satu bulan. Kondisi itu membuat tanaman gagal panen, karena membusuk akibat terendam banjir. “Saya saja rugi sekitar Rp 50 juta, belum lagi petani lainnya. Padahal luasan yang terndam mencapai ratusan hektar. Kalau di total petani bawang di sini rugi hingga ratusan juta,” ungkapnya.

Sementara petani lainnya, Samsul Fallah (50) mengatakan, air sudah menggenangi tanaman bawangnya begitu tanggul jebol. Petani kini tak bisa berbuat banyak karena tanaman dipastikan gagal panen. “Ada ratusan hektare tanaman bawang disini terendam, termasuk punya saya,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, jebolnya tanggul sungai itu selain akibat debit air meningkat, juga lantaran pintu air di wilayahnya tidak bisa dibuka karena macet. Parahnya lagi, saat air sungai meluap di pintu air tidak ada petugas yang berjaga. Imbasnya, kondisi tanggul yang rampuh akhirnya jebol. “Kami para petani yang menjadi korban. Ini jelas sangata merugikan kami,” tandasnya.

Dia bersama petani lain berharap, tanggul Sungai Cisanggarung segera diperabiki secara permanen. Apalagi, kini banyak titik tanggul yang kritis. Jika tidak diperbiki, dikhawatirkan bisa jebol. “Kami sangat berharap tanggul yang jebol dan kritis segera diperbaiki secara permanen. Selama ini hanya dilakukan penanganan darurat,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat tanggul Sungai Cisanggarung jebol, lima desa di Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes diterjang banjir, Senin (17/2). Tanggul jebol di dua titik, yakni di Desa Babakan dan Desa Limbangan. Selain tanggul jebol, banjir juga disebabkan air sungai meluap hingga limpas ke permukiman warga. Lima desa yang terdampak banjir adalah, Babakan, Kalibuntu, Karangsambung, Pekauman dan Limbangan. Hingga kemarin siang, banjir yang merendam ratusan rumah warga sudah surut.

(b.setiawan-red2)

BERITA LAINNYA