Take a fresh look at your lifestyle.

Ruang Kerja Terkunci, Wakil Wali Kota Balik ke Rumah Dinas

78

TEGAL – Wakil Wali Kota Tegal, Muhamad Jumadi kembali pulang ke rumah dinas setelah beberapa jam menunggu ruang kerjanya dibuka, Selasa (23/2) pagi. Sebab, sejak beberapa hari lalu, ruang kerja orang nomor dua di Tegal itu tertutup rapat dan dikunci.

Untuk mengetahui penyebab ruangannya dikunci, pria kelahiran Desa Kalibakung, Kabupaten Tegal ini sontak menyambangi Kantor Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tegal, Drs Johardi yang masih satu atap. Keduanya pun bertemu di pintu masuk dan sempat bercengkerama selama beberapa menit.

Tak lama kemudian, Johardi mempersilahkan Muhamad Jumadi masuk ke dalam ruangannya. Selama kurang lebih 20 menit, mereka kemudian keluar bersama-sama. Hanya saja, Muhamad Jumadi kembali pulang ke rumah dengan dijemput sang istri dan Johardi keluar menghadiri acara undangan.

Kepada wartawan, Jumadi mengaku berangkat dengan diantar sang istri, Dyah Probondari menggunakan mobil pribadi. Dia datang seorang diri, mengingat tak ada lagi ajudan yang mendampinginya.

“Tadi di antar istri. Karena saya sudah tidak memiliki sopir dan ajudan. Ini juga mau dijemput pulang ke rumah dinas sama istri. Daripada tidak bisa bekerja dan ruangan dikunci, saya ngantor di rumah saja,” bebernya.

Benar saja, selang beberapa menit setelah menelepon sang istri, tiba sebuah mobil Toyota Fortuner. Mobil berwarna hitam dengan nopol B-541-VA itu dikemudikan sang istri. Tak lama Jumadi masuk, mobil tersebut langsung bertolak ke Rumah Dinas Wakil Wali Kota di Jalan Kartini, Kelurahan Mangkukusuman.

Sementara, Sekda Kota Tegal, Drs Johardi mengemukakan, ditutupnya ruang kerja Wakil Wali Kota, karena ruangan tersebut tidak lagi ditempati. Sejumlah staf telah dipindah sementara ke bagian lain. Sedangkan ajudan dan sopir telah mengundurkan diri ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat.

“Jadi bukan fasilitas ditarik, melainkan ajudan serta sopir mengundurkan diri. Kemudian stafnya juga dialihkan sementara agar tetap bisa bekerja untuk memenuhi laporan kinerja,” pungkasnya.

Ditambahkan Johardi, jika Wakil Wali Kota telah kembali berangkat ke kantor, maka fasilitas dan staf akan dikembalikan seperti semula. Namun, dia terlebih dulu diminta bertemu dengan Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono untuk melakukan koordinasi.

“Sejak dinas luar pada 11 Februari, pak Wakil belum berkomunikasi dengan pak Wali. Kalau beliau (Wakil-red) sudah berangkat, nanti ajudan dan sopir bisa diberikan lagi sesuai dengan kriteria yang diinginkan,” tutupnya. (*)

BERITA LAINNYA