Take a fresh look at your lifestyle.

RSUD Soeselo Tangani Dua Pasien, 1 PDP 1 Negatif Corona

138

SLAWI – RSUD Dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal menangani dua pasien yang mengalami gejala menyerupai terinfeksi Virus Corona (Covid-19) dan dirawat di ruang isolasi. Namun, keduanya belum dinyatakan positif terpapar Covid-19. Satu pasien dinyatakan Pasien Dengan Pengawasan (PDP), dan satu pasien dinyatakan negatif Corona.

“Ya, ada dua pasien laki-laki yang dirawat di ruang isolasi,” kata Person In Charge (PIC) RSUD Dr Soeselo Slawi, Kabupaten Tegal, dr Teguh Sukma Wibowo, Senin (16/3).

Dikatakan, dua pasien itu berjenis kelamin laki-laki berinisial TA usia 28 tahun dan MT usia 21 tahun. Mereka datang ke rumah sakit ini di waktu yang berbeda. TA masuk pada Sabtu malam (14/3) rujukan dari RSUD Suradadi. Kemudian MT masuk pada Minggu malam (15/6) rujukan dari Puskesmas Pagerbarang. Gejala yang dialami kedua pasien itu hampir sama. Mereka menderita demam, nyeri dada, dan batuk kering. Namun, pasien MT sudah dipastikan negatif Covid-19. MT hanya mengalami Tuberkulosis (TBC). Saat ini, MT sudah dipindah di ruangan yang berbeda.

“Tadi pagi baru dipindahkan, karena setelah hasil pemeriksaan MT tidak mengarah ke Virus Corona,” ujar Teguh.

Sementara untuk TA, lanjut dia, masih dirawat di ruang isolasi. Teguh mengaku belum bisa memastikan penyakit yang diderita pasien tersebut. Saat ini, pihaknya sedang menunggu hasil pemeriksaan swab. Pemeriksaan atau proses pengambilan sampel lendir dari saluran pernapasan itu, akan dilakukan di RSUD Soeselo.

“Kita masih menunggu alatnya. Mungkin nanti sore datang,” ucapnya.

Teguh menyebut, status TA masih PDP (pasien dengan pengawasan). TA hanya ditunggu oleh satu orang keluarganya. Tetapi, hanya menunggu di luar ruangan. “TA merupakan tenaga kerja Indonesia (TKI) yang baru pulang dari luar negeri,” imbuhnya.

Terpisah, Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr Guntur Muhammad Taqwin membenarkan jika Minggu malam ada pasien baru yang mengalami gejala seperti Covid-19. Pasien itu baru pulang dari Jakarta dan mengeluh demam, nyeri di dada dan batuk kering.

“Ini sedang dicek lab radiologi,” ujarnya.

Dia berharap, masyarakat untuk tetap tenang. Sejauh ini, warga Kabupaten Tegal belum ada yang positif virus corona. Dia juga mengimbau kepada warga untuk selalu menjaga kesehatan, menjauh dari kerumunan masa, dan jaga kebersihan.

“Jangan lupa selalu berdoa kepada Allah SWT supaya dijauhkan dari segala penyakit,” pesannya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA