Take a fresh look at your lifestyle.

RSUD Kardinah Tunggu Hasil Pengecekan Swap Tenggorok

187

TEGAL – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah, Kota Tegal telah mengambil sampel atau contoh lendir dari swap tenggorokan pasien yang diduga terinfeksi virus Novel Corona. Diperkirakan hasil pengecekan bisa diketahui sekitar lima hari mendatang, sambil menunggu hasil, pasien tetap berada di ruang isolasi.

“Kunci utama yaitu hasil laboraturium dari swap tenggorok, apabila negatif berarti pasien langsung dikeluarkan dari ruang isolasi. Namun apabila hasil swap tenggorok positif berarti pasien tetap dirawat di ruang isolasi bertekanan negatif,” ujar dokter penanggungjawab pasien yang diduga suspect Virus Korona RSUD Kardina Kota Tegal, dr Reni Ari Martani, SpP, saat press rilis, kemarin.

Dia mengatakan, status pasien yang sebelumnya suspect, saat ini statusnya sudah diturunkan menjadi status pengawasan. Hal itu disebabkan pasien tersebut tidak ada riwayat kontak dengan orang yang terinfeksi virus Korona. Berbagai macam pemeriksaan sudah dilakukan antara lain pemeriksaan darah, pemeriksaan foto torak dan semuanya dalam batas normal. Saat pasien datang tergolong sebagai pasien suspect dengan keadaan stabil dan sadar penuh serta mampu diajak berkomunikasi dengan baik. Setelah dilakukan pendalaman lebih lanjut diketahui bahwa pasien ternyata tidak pernah melakukan perjalanan ke Tiongkok maupun pergi ke Wuhan, seperti apa yang diinformasikan di sosial media. Bahkan, dalam 14 hari terakhir, yang bersangkutan tidak pernah melakukan kontak fisik dengan penderita terinfeksi nCoV. Selain itu, pasien juga tidak memiliki riwayat mengkonsumsi hewan yang terinfeksi nCoV, sehingga pihaknya menyimpulkan bahwa tidak termasuk dalam pasien suspect Corona Virus.

“Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kardinah, Kota Tegal telah menyiapkan ruang isolasi bagi pasien penderita virus corona. Berbagai fasilitas, baik sarana dan prasarana serta tim dokter telah disiapkan dan juga sudah dibentuk tim ad hoc,” ungkapnya, Plt Direktur RSUD Kardinah, Kota Tegal, Hery Susanto.

Dia mengatakan, RS Kardinah bagian dari 10 rumah sakit di Jawa Tengah yang harus menerima pasien kasus corona. Harapannya RS Kardinah harus bisa mengantisipasi dan bisa menerima pasien yang terinveksi virus corona. Bahkan pihak direksi bersama pihak terkait sudah menggelar rapat dan koordinasi terkait dengan persiapan pengelolaan pasien, apabila sewaktu waktu ada pasien corona. RS Kardina menyiapkan tiga ruangan yang bisa digunakan untuk pasien corona. Ruangan tersebut terbagi antara lain ruangan khusus, ruangan isolasi dan ruangan isolasi dengan tekanan negatif. Selain itu, di ruang isolasi juga dilengkapi peralatan medis, sehingga dipastikan ruangan tersebut benar benar aman. Ruang isolasi tersedia bed set monitor yang berfungsi mengukur haemodinamik, tensi, suhu, respirasi jantung pasien. Selain itu, ada alat bantu nafas ventilator, termasuk ruang isolasi khusus bertekanan negatif lengkap dengan infus set sudah siap semuanya. (H77/Red_03)

BERITA LAINNYA