Take a fresh look at your lifestyle.

RS Mitra Siaga Gelar Pelatihan BTCLS

- Upaya Tingkatkan SDM

64

KRAMAT,smpantura.com – Rumah Sakit (RS) Mitra Siaga Kabupaten Tegal, menggelar acara pelatihan Basic Trauma Cardias Life Support (BTCLS) di rumah sakit setempat, Sabtu (5/6). Langkah itu dilakukan dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan terhadap pasien di setiap rumah sakit. 

Direktur RS Mitra siaga dr Wahyu Heru Triyono melalui Ketua Panitia Pelatihan BTCLS Husein Sulistyo mengatakan, BTCLS adalah tindakan untuk memberikan pertolongan pada korban bencana atau gawat darurat guna mencegah kematian atau kerusakan organ tubuh pasien sehingga produktivitasnya dapat dipertahankan setara sebelum terjadinya bencana atau peristiwa gawat darurat.
” Ini adalah hari keempat pelatihan yang dimulai sejak Rabu (2/6) dan berakhir besok Minggu (6/6) jadi total selama enam hari. Pelatihan ini diikuti oleh 45 peserta yang bukan hanya dari perawat RS Mitra Siaga saja namun juga datang dari RS Soesilo Slawi dan Dinkes Kabupaten Brebes,”katanya.

Lebih lanjut dikatakan Husein, tujuan dari pelatihan ini agar peserta mampu menangani pasien-pasien dengan kasus-kasus trauma dan kardiovaskular, sehingga dapat menekan tingkat kecacatan maupun kematian akibat kasus trauma dan jantung. Hal ini tentunya selaras dengan tuntutan masyarakat kepada stakeholder baik tenaga perawat di rumah sakit/RS, maupun tenaga perawat di PKM, agar tenaga perawat bisa lebih profesional dan lebih kompeten dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat yang tentunya akan berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan.

“Kami mengadakan pelatihan ini supaya perawat yang Surat Tanda Registrasi (STR) yang habis masa berlakunya, bisa diperpanjang melalui kegiatan ini dan mendapatkan sertifikatnya. Selain itu, sertifikat kompetensi BTCLS adalah salah satu bentuk tanggungjawab dan bertanggung gugat tenaga perawat terhadap pasien yang ditangani,”pungkasnya.

Selanjutnya, tenaga medis dan tenaga kesehatan dituntut untuk selalu meningkatkan kapasitas dan kompetensinya agar mampu memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Perawat sebagai tenaga kesehatan paling banyak di pelayanan kesehatan harus mampu memberikan pelayanan terbaik di setiap situasi, oleh karena itu wajib bagi perawat yang bekerja di pelayanan kesehatan mempunyai kompetensi dalam penanganan pasien kegawatdaruratan yang dibuktikan dengan sertifikat pernah mengikuti pelatihan Basic Trauma Cardiac life Support (BTCLS) yang merupakan kompetensi dasar bagi perawat.

“Harapan kami semoga dengan diadakannya pelatihan ini bisa memberikan peningkatan kompetensi tenaga profesi khususnya tenaga perawat dan pelayanan masyarakat juga akan semakin menjadi lebih baik. Karena suatu ilmu itu berkembang apalagi di saat pandemi Covid-19 ini, semoga dengan tata laksana yang benar yang kami datangkan ahli ini bisa memberikan pedoman yang baik bagi tenaga kesehatan khususnya bidang perawat,”imbuhnya. (*)

BERITA LAINNYA