Take a fresh look at your lifestyle.

Ribuan Orang Berdesak-desakan Demi Dapat Izin UMK

68

BATANG- Demi mendapatkan izin usaha mikro kecil (UMK), ribuan pemohon mengabaikan protokol kesehatan hingga terjadi insiden dorong-dorongan yang berakibat satu perempuan terluka di kepala.

Mereka juga rela antri datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Batang dari pukul 06.00 WIB hanya untuk mendapatkan blangko dan menyerahkan berkas permohonan izin.

Kejadian ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, Selasa (1/9).

” Ya memang terjadi insiden dorong-dorongan di depan pintu gerbang, sehingga berakibat dua orang pingsan dan satu pemohon luka di kepala. Tapi sudah kita bawa ke rumah sakit dan kondisinya telah membaik,” kata Sri Purwaningsih.

Dijelaskan, sudah beberapa hari ini pemohon izin UMK jumlahnya membeludak. Izin UMK dijadikan dasar sebagai persyaratan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat karena dampak covid-19.

” Mulai Senin kemarin pemohon izin kita batasi 500, namun hingga sampai selesai ada 600 pemohon lebih. Hari ini disediakan blangko 500, tapi masyarakat pintar dengan memperbanyak sendiri dan akhirnya membeludak hingga ribuan,” jelasnya.

Sebenarnya, lanjut Sri Purwaningsih pengurusan permohonan izin tersebut bisa dilayani di tingkat kecamatan.

” Tapi saya tidak tahu masyarakatnya datang ke Mal Pelayanan Publik (MPP). Saya sudah bilang pengurusan izin UMK cukup di kecamatan, tapi jawaban pemohon katanya pihak kecamatan tidak paham,” ungkap Sri Purwaningsih.

Berdasarkan data dari MPP pemohon izin UMK yang sudah masuk hingga hari ini sudah ada 5.321 pemohon. Berdasarkan informasi, pemerintah pusat menyiapkan dana bantuan sosial terdampak Covid-29 sebanyak Rp 28,8 triliun untuk 12 juta pelaku UMKM. Setiap pelaku usaha mendapat bantuan Rp 2,4 juta.

” Bagi pemohon yang sudah selesai diproses dan mendaparkan surat izin usaha, pihak MPP akan mengontak untuk mengambilnya,” kata Sri Purwaningsih. (Trisno Suhito-red17)

BERITA LAINNYA