Take a fresh look at your lifestyle.

Ribuan Guru Non ASN dan Sertifikasi Terima Bantuan dari Baznas

115

TEGAL, smpantura.com – Sedikitnya 2.100 paket bantuan disalurkan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Tegal, kepada para ashnaf mustahik guru Pendidikan Agama Islam, guru non Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non sertifikasi.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono kepada beberapa perwakilan penerima di Ruang Adipura Kompleks Balai Kota Tegal, Selasa (20/4) siang.

Dalam sambutannya, Dedy Yon mengapresiasi para muzakki dan munfiq yang telah menyalurkan zakat, infaq dan sedekahnya melalui Baznas. Dirinya juga sangat mendukung pengelompokkan calon penerima kali ini, yang meliputi guru PAI, guru non ASN dan guru non sertifikasi.

“Saya sangat mendukung. Tetapi, jangan dilihat besaran bantuan ini. Melainkan, ini bagian dari upaya untuk mengapresiasi para tenaga pendidikan di Kota Tegal,” ucap Wali Kota.

Dedy Yon berharap, bantuan tersebut bisa membantu kebutuhan para guru menghadapi Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, dua juga mengapresiasi kepada Ketua dan segenap pengurus Baznas yang telah bekerja secara optimal, bersih, amanah dan profesional.

“Semoga saja, dana yang terkumpul dari zakat, infak dan sedekah tahun depan semakin meningkat, sehingga penyalurannya semakin meningkat pula,” harapnya.

Ketua Baznas Kota Tegal, Harun Abdi Manaf mengemukaka, penyaluran bantuan untuk Ashnaf Sabilillah kali ini sebanyak 2.100 mustahiq dari 343 lembaga yang terdiri dari ustaz ustazah atau Guru PAI non ASN dan non sertifikasi.

Adapun rinciannya terdiri dari, 403 guru dari 64 MDTA, 117 guru dari 18 MI, 69 guru dari 5 MTs, 79 guru dari 14 RA, 199 guru dari 12 SD swasta, 99 guru dari 46 SD negeri, 139 guru dari 11 SMP swasta, 97 guru dari 15 SMP negeri, 169 guru dari 51 TK, 575 guru dari 94 TPQ dan lain-lain sejumlah 100 guru dari 13 lembaga.

“Kami juga menyalurkan bantuan kepada Penyuluh Agama Kemenag sejumlah 32 orang dan Hafiz Hafizah Jammiyatul Qurro wal Huffadz sebanyak 25 orang,” beber Harun.

Sementara, penyerahan bantuan dilakukan secara bertahap selama lima hari, mengingat penyalurannya menerapkan protokol kesehatan ketat.

Ditambahkan Harun, bantuan yang disalurkan tersebut merupakan penyaluran bantuan catur wulan pertama. Rencananya pemberian bantuan akan dibagi dua tahap.

“Tahap pertama senilai Rp 750 juta kita lakukan bulan Ramadan ini. Sedangkan tahap duanya menjelang Idul Fitri nanti,” tutupnya. (T03-red)

BERITA LAINNYA