Take a fresh look at your lifestyle.

Reuni Akbar, IKASMA Gelar Bakti Sosial

98

TEGAL – Ikatan Alumni SMA 1 (IKASMA) Kota Tegal, menggelar bakti sosial dalam rangka Reuni Akbar 2020. Baksos yang digelar selama masa pandemi itu mampu menghabiskan anggaran lebih dari Rp 200 juta.

“Sejak pandemi hingga saat ini, kita bagikan sekitar 2.000 paket sembako. Dengan sasaran warga yang terdampak Covid-19, warga di sekitar lingkungan sekolah, guru dan staf sekolah yang telah pensiun serta keluarga alumni yang membutuhkan,” ungkap Ketua IKASMA Kota Tegal, Dr Tafakurrozak kepada SMPantura.com.

Dijelaskan lebih oleh Tafakurrozak, selain menyalurkan ribuan paket sembako, pihaknya juga membagikan Alat Pelindung Diri (APD) kepada sejumlah Rumah Sakit di Tegal. Tak ketinggalan, IKASMA juga memberikan beasiswa kepada 20 pelajar serta santunan kepada anak yatim.

Kegiatan bakti sosial digelar, lantaran saat ini masih dalam suasana pandemi. Sejak pertengahan tahun lalu, IKASMA telah bergerak di sejumlah daerah untuk menyalurkan bantuan, termasuk kepada warga Tegal yang berada di Jabodetabek.

“Karena berada di tengah pandemi, maka Reuni Akbar 2020 kita kemas dengan bakti sosial yang digelar sejak November,” kata Tafakurrozak usai penyerahan beasiswa pelajar dan APD di Aula SMA 1, Sabtu (26/12) kemarin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Dirjen PAUD Dikdasmen Kemendikbud, Jumeri, serta perwakilan Setjen Dewan Ketahanan Nasional yang mewakili Laksdya TNI Harjo Susmoro.

Menurut Rozak, sinergitas antara alumni dengan sekolah serta komite akan terus dibangun sebagai upaya kolaborasi dalam mengatasi pandemi.

“Karena tantangan ke depan semakin berat di tengah wabah Covid-19. Kita tidak tahu pandemi sampai kapan. Dengan adanya kolaborasi, diharapkan kehadiran kita bisa bermanfaat,” kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, para alumni yang hadir turut menyaksikan peresmian ruang laboratorium sekolah. Dimana, alumni ikut membantu dalam pembiayaan pembangunan.

Ditambahkan Rozak, IKASMA berharap status tanah SMA 1 Tegal bisa dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah agar dalam pembangunan tidak ada hambatan. (*)

BERITA LAINNYA