Take a fresh look at your lifestyle.

Resah, Sekolah Terminal Sosialisasikan Virus Corona

177

TEGAL – Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Sakila Kerti Kota Tegal yang dikenal dengan Sekolah Terminal menyosialisasikan virus corona kepada orangtua dan siswanya, Jumat (31/1). Kendati di Kota Tegal belum terdeteksinya penyebaran virus tersebut, namun informasi tentang virus corono wajib diketahui masyarakat.

Sosialisasi tentang virus corona dilakukan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tegal, dr Sri Prima Indraswari SpKK MM MH didampingi Pengelola PKBM Sakila Kerti Kota Tegal, Yusqon. Selain sosialisasi, Sekolah Terminal yang lokasinya berada di Terminal Kota Tegal juga mengadakan pemeriksaan kesehatan gratis.

Sri Prima Indraswari dalam sosialisasinya mengatakan, Kota Tegal dinilai belum dimasuki virus corona. Namun, virus itu harus diwaspadai dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Gejala terjangkitnya virus baru itu, seperti terkena penyakit flu. Biasanya, pasien mengalami demam, batuk dan gejala lainnya.

“Semuanya rentan terkena virus corono. Terlebih, jika kondisi daya tahan tubuh turun,” ujarnya.

Menurut dia, virus itu menyebar melalui udara dan kontak langsung yang menyerang melalui saluran pernafasan. Oleh karena itu, pihaknya meminta masyarakat melakukan pencegahan dengan melakukan prilaku hidup bersih dan sehat. Masyarakat diminta selalu cuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir. Selain itu, menjaga daya ketahanan tubuh dengan makanan sehat, istirahat yang cukup dan olahraga.

“Jaga etika saat bersin dan batuk dengan menutup mulut, dan jangan dilakukan di depan orang lain. Jika sedang flu dan batuk gunakan masker. Masak makanan seperti daging dan telur hingga mateng,” terangnya.

Pengelola PKBM Sakila Kerti Kota Tegal, Yusqon menuturkan, orangtua siswa PKBM Sakila Kerti resah dengan beredarnya virus corono. Mereka menginginkan adanya sosialisasi tentang virus itu. Sekaligus, melakukan pemeriksaan baik untuk anak dan orangtuanya. Oleh karena itu, pihaknya menggadeng Dinkes untuk memberikan pemahaman tentang virus corono. Sementara itu, sosialisasi dihadiri sekitar 70 orang yang terdiri dari siswa dan orangtua siswa.

“PKBM Sakila Kerti berada di terminal, sehingga berpotensi terpapar virus corono dengan banyaknya penumpang yang hilir mudik bepergian dari luar kota dan luar negeri,” pungkasnya. (Wiwit/red03)

BERITA LAINNYA