Take a fresh look at your lifestyle.

Rekomendasi Ganti Lahan Dibayarkan Uang Tunai

172
  • PT Daehan Global Setor Uang Muka ke Pemkab Rp 500 Juta

BREBES – Rekomendasi Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR) terkait kewajiban PT Daehan Globan Brebes, untuk mengganti lahan yang digunakan mendirikan pabrik di Desa Cimohong, dibayarkan dengan uang tunai. Rekomandasi itu kini mulai dilaksanakan, bahkan PT Daehansudah menyetorkan uang muka sebesar Rp 500 juta untuk penggantian lahan seluas sekitar 130 haktare (Ha) tersebut, ke kas daerah (Kasda).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Brebes, Djoko Gunawan mengatakan, proses ganti lahan sesuai rekomendasi Kementerian ART, sudah mulai dilaksanakan. Yakni, PT Daerah Global Brebes telah menyetorkan uang Rp 500 juta sebagai uang muka dari kebutuhan total penggantian lahan tersebut. Uang muka itu diberikan sebagai bentuk komitmen perusahaan garmen tersebut dalam melaksanakan rekomendasi, sambil menunggu perhitungan nilai total penggantian lahan yang saat ini tengah dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes.

“Sudah mulai dilaksanakan. Rencananya PT Deahan akan mengganti lahan berupa uang. Saat ini pembayarannya baru sebatas persekot atau uang muka Rp 500 juta, sambil menunggu proses perhitungan Dinas Pertanian selesai,” ungkapnya.

Sesuai rekomendasi Kementerian ART, kata dia, PT Daeham Global Brebes diwajibkan mengganti lahan yang digunakan untuk membangun pabrik karena menyalahi peruntukan tata ruang. Luasan lahan pengganti itu mencapai sekitar 130 ha. Lahan itu nantinya diolah menjadi lahan hijau atau pertanian.

“Dana dari PT Daehan ini sudah masuk ke kas daerah. Saat ini Dinas Pertanian tengah melakukan perhitungan kebutuhan anggaran untuk lahan pengganti seluas sekitar 130 ha ini. Setelah perhitungan selesai, PT Daehan akan melunasi sesuai kebutuhan,” terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, penggantian lahan berupa uang itu, diperbolehkan oleh Kementerian ART. Dari uang yang diterima itu, selanjutnya di tahun 2020 akan diwujudkan Pemkab untuk kegiatan yang dilaksanakan SKPD, untuk merubah lahan kering menjadi lahan basah. “Penggantian lahan dengan uang tunai ini, kami mengacu dari rekomendasi Kementerian ATR. Saat ini perhitungannya masih kami proses melalui Dinas Pertanian, dan PT Daehan telah menyatakan siap melunasi jika perhitungannya telah selesai,” paparnya.

Sebelumnya, PT Daehan Global Brebes diwajib memberikan lahan pengganti atas tanah yang digunakan untuk pendirian pabrik di Desa Cimohong, Kecamatan Bulakamba, Brebes. Pasalnya, lahan yang digunakan itu merupakan lahan berstatus basah yang peruntukannya hanya bagi pertanian. Kewajiban pengganti lahan seluas sekitar 130 ha tersebut sebagaimana rekomendasi yang dikeluarkan Kementerian ATR.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA