Take a fresh look at your lifestyle.

Rayakan HUT ke-46, PPNI Edukasi PHBS

111

PEMALANG – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Pemalang menggelar edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) ke pasien yang dirawat di rumah sakit dan Puskesmas. Ketua PPNI Pemalang, Tarno mengatakan kegiatan dilaksanakan dalam rangka memeringati hari ulang tahun (HUT) ke-46 PPNI.

“Banyak kegiatan yang sudah kami agendakan dan untuk mengawali peringatan HUT PPNI yang jatuh pada tanggal 17 Maret ini kami menggelar edukasi PHBS ke pasien yang dirawat,”kata Tarno,Selasa (17/3).

Anggota PPNI mengajari para pasien termasuk penunggu pasien bagaimana PHBS yang diawali dengan cuci tangan. Kegiatan di RS Ashari Pemalang pasien dan penunggu diajari cuci tagan menggunakan hand sanitizer (pembersih tanngan).

Kegiatan PHBS ini sekaligus untuk mendukung pemerintah yang saat ini tengah mengantisipasi penularan virus korona. Dengan menjaga kebersihan diri ini diharapkan mata rantai penularan virus korona dapat diputus.

Tarno menambahkan kegiatan memeringati HUT PPNI selain dengan edukasi PHBS juga ada kegiatan yang lain, antara lain membagikan suvenir kepada pasien yang dirawat, mengenakan seragam batik PPNI bagi semua anggotanya. Untuk menggunakan seragam batik ini, semua anggota PPNI patuh meskipun hari itu adalah tanggal 17 di mana menjadi kewajiban bagi PNS untuk mengenakan seragam Korpri.

“Kegiatan lain dalam peringatan HUT PPNI adalah kami melakuka kegiatan sosial dengan membantu makanan suplemen kepada perawat yang bertugas di instalasi gawat darurat (IGD),”terang Tarno.

Lebih lanjut dia menambahkan dalam peringatan HUT ke-46 PPNI ini sebenarnya sudah disusun kegiatan-kegiatan. Namun lantaran ada surat edaran dari Bupati Pemalang tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona dan Virus Deaseas (Covid-19) maka beberapa kegiatan dibatalkan.

Kegiatan yang batal tersebut antara lain apel akbar, seminar, sumbang darah dan pekan olahraga antar-Dewan Pengurus Komisariat (DPK). Meski kegiatan-kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak anggota itu batal namun PPNI tetap mengeluarkan kebijakan bagi anggotanya berklaitan dengan penanganan Covid-19. Antara lain memberi pemahaman kepada anggota dan meminta agar bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP), menjaga kesehatan, cukup istirahat, cukup slpemen dan vitamin serta tidak ikut-ikutan menyampaikan pemberitaan korona di media sosial yang reaktif.

Sementara itu di usia yang ke-46 ini PPNI masih memperjuangkan kesejahteraan anggotanya dengan meminta agar pemerintah memberikan intensif khusus kepada para perawat.(Ali Basarah)

BERITA LAINNYA