Take a fresh look at your lifestyle.

Ratusan Warga Swadaya Perbaiki Tanggul Kritis di Sungai Cisanggarung

179
  • Usulan Perbaikan Tak Kunjung Direspon

BREBES – Ratusan warga di Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes melakukan perbaikan terhadap kondisi tanggul Sungai Cisanggarung yang kritis, kemarin. Mereka melakukan kerja bakti perbaikan tanggul karena takut saat air Sungai Cisanggarung meluap, tanggul jebol dan banjir akan menerjang wilayah desannya. Perbaikan tanggul dilaksanakan secara swadaya lantaran usulan perbaikan yang disampaikan berulang kali ke pemerintah tidak kunjung direspon.

Setidaknya lima titik tanggul yang kondisinya memprihatinkan dan rawan jebol diperbaiki warga. Perbaikan dilaksanakan dengan penebalan dan peninggian kondisi tanggul. Yakni, menggunakan karung yang diisi tanah. Sebanyak 2.000 karung dihabiskan warga untuk proses perbaikan tanggul tersebut. Ribuan karung itu didapat dari iuran warga desa setempat.

Rosikun (39), Ketua RT 05 RW 01 Desa Limbangan mengatakan, sudah lama tanggul Sungai Cisanggarung yang berada di wilayahnya belum mendapatkan perhatian. Padahal kondisi tanggul tersebut sangat memprihatinkan. Selain keadaaanya rendah, di beberapa titik juga ditemukan tanggul yang sudah retak-retak. Hal itu menyebabkan tanggul rawan jebol, saat debit air sungai meluap. Apalagi, saat ini intensitas hujan terus meningkat. Sehingga, warga di wilayahnya merasa cemas dan berinisiatif melakukan perbaikan tanggul. “Warga di sini (Limbangan-red) khawatir kalau debit air sungai meluap, tanggul jebol. Sekarang saja, debit air sudah mulai sampe bibir tanggul. Makanya, kami bekerja bakti memperkuat dan meninggikan tanggul,” katanya.

Menurut dia, lebih dari 300 warga dilibatkan dalam kegiatan perbaikan tanggul. Pihak desa memberikan pengumuman melalui masjid dan mushala, agar warga turun tangan melakukan perbaikan tanggul tersebut. “Pihak desa sebenarnya sudah berulangkali mengusulkan ke instansi terkait untuk segera dilakukan perbaikan tanggul. Namun usulan ini tak kunjung direspon, sehingga warga memutuskan melakukan perbaikan darurat secara swadaya. Kami berharap, instansi terkait segera melakukan perbaikan secara permanen,” ungkapnya.

Kades Limbangan, Siswo mengatakan, pihaknya sudah berkordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk-Cisanggarung terkait perbaikan tanggul secara darurat tersebut. Namun pihak BBWS baru bisa menyediakan karung dalam satu hingga dua hari kedepan. Untungnya masyarakat secara swadaya mengumpulkan karung sendiri untuk perbaikan tanggul tersebut. “Totalnya ada sekitar 2.000 karung yang dikumpulkan warga kami ini. Sedangkan tanggul yang diperbaiki ada lima titik. Ini kami lakukan agar tanggul tidak jebol dan desa kami aman dari banjir,” terangnya.

(b.setiawan-red2)

BERITA LAINNYA