Take a fresh look at your lifestyle.

Ratusan Petani di Tegal Baru Menerima Kartu Tani

89

TEGAL, smpantura.com – Ratusan petani yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kelurahan Kaligangsa, Kecamatan Margadana, menerima kartu tani dari Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) Kota Tegal, Senin (29/3).

Menurut Kabid Pertanian dan Pangan, Yusmana, pemberian kartu tani diawali dengan pendataan setiap Gapoktan, untuk diajukan melalui Rencana Definitif Kebutuhan Kelompoktani (RDKK).

Kemudian, sambung dia, data tersebut dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Manajemen Pertanian Indonesia (SIMPI) dan BRI pusat. Sebab, proses Kartu Tani secara nasional dilakukan oleh BRI.

“Ada sekitar 300 lebih kartu tani yang sudah terbit. Namun, karena Pandemi kita berikan secara simbolis kepada Gapoktan di Kaligangsa. Nantinya, pembagian dilakukan sesuai dengan masing-masing unit BRI,” sebut Yusmana.

Ditegaskan Yusmana, bagi petani yang belum menerima kartu, masih bisa mendapatkan pupuk bersubsidi. Adapun cara yang ditempuh yakni dengan mengajukan surat pengantar yang telah disetujui Ketua Gapoktan dan mengetahui Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) serta Dinas terkait.

Ihwal adanya keterlambatan penerbitan kartu tani, Yusmana mengaku hal itu lantaran proses yang dilakukan secara nasional di BRI pusat. Namun demikian, layanan pembelian pupuk bersubsidi tetap diberikan dengan memanfaatkan surat pengantar.

“Jadi meski tidak ada kartu, petani masih bisa membeli pupuk subsidi dengan surat pengantar ke kios maupun distributor pupuk,” jelasnya.

Sementara, Ketua Gapoktan Sumber Ekonomi I, Munaseh mengaku senang telah menerima kartu tani dari DKPPP. Sebab, kartu tersebut telah dinantikan sejak diajukan pada 2015 silam.

“Alhamdulillah bisa semakin semangat bekerja. Harapan kami seluruh petani yang aktif di Kota Tegal bisa segera menerima kartu,” bebernya. (T03-red)

BERITA LAINNYA