Take a fresh look at your lifestyle.

Ratusan Perajin Jamu Gendong dan IRTP Pamerkan Produk Unggulan

158

BREBES – Sedikitnya 100 orang perajin jamu gendong dan pelaku Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) di Kabupaten Brebes, memamerkan produk unggulan mereka, dalam pameran yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, di Kompleks Islamik Center Brebes, Minggu (17/11). Dalam pameran bertajul Bugar dengan Jamu dan Pangan Unggul, Sehat dan Bergizi (Bude Jamu Panggul Segzi) itu, ratusan produk jamu tradisional dan pangan hasil industri rumah tangga diperkenalkan ke masyarakat.

Bahkan, masyarakat juga bisa mencoba serta membeli langsung produk-produk unggulan tersebut. Jamu tradisional jenis beras kencur, temu lawak hingga kunir asem tersedia dipameran tersebut. Selain mengelar pameran jamu tradisional dan prosuk pangan industri rumah tangga, Dinas Kesehatan jug mengajak senam bersama kepada masyarakat dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, dr Sartono mengatakan, pameran itu dilaksanakan untuk mengenalkan masyarakat terhadap produk-produk IRTP dan Jamu tradisional buatan perajin Brebes. Di samping itu, pihaknya juga ingin berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk dapat memilih produk IRTP dan jamu tradisional yang berkualitas dan sudah berizin. Sehingga ketika mengkonsumsinya akan terjamin manfaat dan keamanannya bagi kesehatan dan kebugaran tubuh. “Melalui pameran ini, kami ingin masyarakat lebih mengetahui dan selektif dalam membeli produk IRTP dan jamu tradisional, sehingga aman bagi kesehatan serta akan bermanfaat bagi tubuh,” ujarnya di sela-sela kegiatan.

Menurut dia, pertumbuhan usaha IRTP dan Usaha Jamu Gendonf (UJG) di Brebes cukup pesat. Sesuai data kantornya, setiap tahunnya tercatat ada sekitar 200-300 pengusaha IRTP aktif mendaftarkan produknya. Sedangkan untuk UJG, sampai saat ini tercatat sekitar 260 orang yang sudah masuk dalam paguyuban UJG. Untuk itu, pihaknya terus melakukan pembinaan, pemantauan, pengawasan. Tujuannya, selain agar produknya aman dikonsumsi, juga sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas produk. “Pembinaan yang kami berikan ini di antaranya terkait hygiene sanitasi dan keamanan pangan. Sehingga produk IRTP dan jamu gendong yang beredar di masyarakat mempunyai jaminan mutu,” tandasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pameran produk IRTP dan jamu gendong yang diselenggarakannya tersebut, ternyata mendapat respon dari masyarakat. Selain jumlah pengunjung pameran cukup banyak, para pengunjung juga tidak sedikit yang membeli langsung produk tersebut. “Kegiatan kami ini ternyata disambut antusias pengunjung, bahkan banyak yang membeli produk yang dipamerkan teesebut,” pungkasnya.

(Setiawan-red2)

BERITA LAINNYA