Take a fresh look at your lifestyle.

Ratusan Jembatan di Kabupaten Tegal Rusak

79

SLAWI – Ratusan jembatan di wilayah Kabupaten Tegal mengalami kerusakan karena sudah lama belum diperbaiki. Kondisi itu semakin parah dengan anggaran perbaikan jembatan dalam APBD Kabupaten Tegal tahun 2020, direfocusing untuk pencegahan Covid-19.

Kepala DPU Kabupaten Tegal Hery Suhartono melalui Kepala Bidang Jembatan Muhammad Nuh mengatakan, jumlah total jembatan di Kabupaten Tegal yang sudah tercatat sekitar 460 titik. Dari jumlah tersebut, 10 persen rusak berat, 20 persen rusak sedang dan 25 persen rusak ringan.

“Jadi lebih dari 200 jembatan yang mengalami rusak,” katanya.

Menurut dia, anggaran untuk perbaikan jembatan sebanyak Rp12,7 miliar. Sejatinya, jika anggaran yang dikelolanya tidak dialihkan untuk Covid, maka dapat digunakan untuk memperbaiki jembatan-jembatan tersebut.

“Sekarang hanya sisa Rp 6 miliar. Sisa anggaran setelah direfocusing itu sudah dibagikan untuk 18 kecamatan,” ucapnya.

Dia merinci, dari anggaran Rp 6 miliar itu, digunakan untuk anggaran pemeliharaan jembatan di seluruh kecamatan sebanyak Rp 4,4 miliar. Sisanya untuk perbaikan jembatan di Desa Kupu, Kecamatan Dukuhturi Rp 535 juta dan di Desa Tanjungharja-Plumbungan Kecamatan Kramat Rp 275 juta.

“Jembatan Kupu sebenarnya butuh Rp 5 miliar, karena harus diganti semua. Tapi untuk sementara menggunakan jembatan bailey dulu,” ucapnya.

Saat ini, lanjut Nuh, DPU hanya memiliki 2 unit jembatan bailey. Selain untuk Desa Kupu, jembatan baja ringan yang berkualitas tinggi itu juga sudah dipasang di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa. Sehingga, kedua jembatan tersebut sudah berfungsi semua. Sementara untuk jembatan penghubung antara Desa Kertasari Kecamatan Suradadi dengan Kesemen Desa Sukareja Kecamatan Warureja yang sudah rusak beberapa bulan lalu, akan diperbaiki dengan anggaran pemeliharaan, karena anggaran reguler tidak ada.

“Jembatan Kertasari-Kesemen sudah bisa dilewati. Alasnya pakai beton. Tapi belum diaspal. Anggarannya minim,” bebernya.

Dia menambahkan, jembatan di Kabupaten Tegal yang mengalami kerusakan parah yakni di Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa. Jembatan itu menghubungkan antara Kabupaten Tegal dengan Sirampog, Kabupaten Brebes. Untuk perbaikan total, pihaknya membutuhkan anggaran sekitar Rp 4 miliar. Diharapkan, anggaran untuk kegiatan fisik dikembalikan, sehingga pembangunan di Kabupaten Tegal dapat maksimal.

“Semoga tidak ada refocusing lagi,” doanya. (Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA