Take a fresh look at your lifestyle.

Rapid Test Massal Targetkan 7.000 Orang

118

SLAWI- Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal melakukan rapid test massal di pusat berbelajaan,  baik pasar tradisional maupun swalayan.

Kepala Bidang  Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Joko Wantoro mengatakan, ditargetkan kegiatan tersebut dilaksanakan di semua pasar tradisional maupun toko modern di Kabupaten Tegal .

“Tidak semua orang yang di pasar di rapid test. Nanti diambil sampel saja,”sebutnya, saat ditemui, Jumat (29/5).

Joko mengungkapkan, selain pedagang dan pembeli di pasar, rapid test juga akan dilakukan terhadap personel TNI, Polri dan Satpol PP yang terlibat dalam pengamanan penanganan Covid-19.

“Untuk rapid test dilakukan terhadap 5.000 orang per 1.000.000 penduduk. Di Kabupaten Tegal akan dilakukan terhadap 7.000 orang,”sebutnya.

Dari rapid test yang dilakukan, apabila ditemukan warga yang menunjukkan hasil reaktif terhadap Covid-19, maka akan dilakukan karantina terhadap warga tersebut dan ditindaklanjuti dengan tes swab/ PCR.

“ Jika di rumah tidak memungkinkan sebagai tempat karantina, maka bisa dilakukan karantina di desa.Namun, bila desa tidak mampu, maka bisa dilakukan karantina di Gedung Korpri Slawi,”sebutnya.

Rapid test massal telah dilakukan Sabtu (23/5) lalu di empat lokasi,  meliputi dua pasar tradisional dan dua  swalayan modern. Yakni Pasar Trayeman Slawi, Pasar Bawang Adiwerna, Toserba Yogya Slawi dan Toserba Basa Adiwerna.

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal, Ari Dwi Cahyani menambahkan, dari empat lokasi tersebut telah dilakukan rapid test terhadap 322 orang. Hasil rapid test semuanya menunjukkan nonreaktif terhadap Covid-19.

Ari menambahkan, pihaknya masih menemukan pedagang dan pembeli  yang tidak mematuhi protokol kesehatan,  seperti menggunakan masker. Rapid test di lingkungan pasar berfungsi untuk mengetahui ada tidaknya penularan Covid-19.

Selanjutnya, rapid test dilaksanakan di 12 pasar mulai 29-30 Mei 2020. Yakni di Pasar Bojong, Bumijawa,  Balamoa, Margasari, Lebaksiu, Balapulang, Kemantran, Suradadi, Jatinegara, Pepedan, Kupu dan Banjaran. Pelaksanaan rapid test melibatkan UPT Pasar, Puskesmas, TNI, Polri dan Satpol PP.

Dari pelaksanaan  rapid test di Pasar Lebaksiu, Jumat (29/5) dari 37 orang yang diperiksa menunjukkan hasil nonreaktif Covid-19.   (Sari/Red-06)

BERITA LAINNYA