Take a fresh look at your lifestyle.

Rapid Test di Pasar dan Swalayan, 322 Warga Dinyatakan Non Reaktif

132

SLAWI- Sebanyak 322 pedagang dan pengunjung pasar tradisional dan swalayan di Kabupaten Tegal belum lama ini menjalani rapid test yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Tegal.

Rapid test yang dilaksanakan pada 23 Mei lalu itu dilaksanakan di dua pasar tradisional yakni Pasar Trayeman Slawi dan Pasar Bawang Adiwerna, serta dua swalayan yakni Yogya Mal Slawi dan Basa Adiwerna.

Rapid test  yang dilakukan secara acak dengan sasaran pedagang dan pengunjung yang tidak memakai masker ini, menunjukkan hasil semua non reaktif Covid-19.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan melalui Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular, Ari Dwi Cahyani mengatakan, skrining Covid-19 ini bertujuan memastikan pedagang dan pengunjung pasar tradisional dan swalayan di Kabupaten Tegal dalam kondisi sehat.

Dalam kegiatan tersebut, Dinkes juga melakukan sosialisasi protokol kesehatan yang diterapkan di pasar maupun swalayan. Selain wajib memakai masker, pedagang maupun pembeli juga wajib cuci tangan dan menjaga jarak 1-2 meter.

Ari menyebutkan, pelaksaan rapid test di empat lokasi itu melibatkan Puskesmas , UPT Pasar, TNI, Polri dan Satpol PP. Pihak UPT Pasar dan manajemen swalayan menyiapkan tempat untuk pelaksanaan rapid test.

Selanjutnya, kata Ari, rapid test akan dilaksanakan kembali di 12 pasar tradisional mulai 29-30 Mei atau paling lama sampai dengan 3 Juni mendatang.  Yakni di Pasar Bojong, Bumijawa, Balamoa, Margasari,Lebaksiu, Balapulang, Kemantran, Suradadi, Jatinegara, Pepedan,Kupu dan Banjaran.

“Pelaksaannya oleh Puskesmas setempat dengan berkoordinasi dengan Forkopincam dan UPT Pasar,”jelasnya, Kamis (28/5).

Selain menyasar pedagang dan pengunjung pasar,  rencananya rapid test juga akan dilakukan terhadap tim pengaman penanganan Covid-19 seperti personel TNI, Polri dan Satpol PP yang terlibat dalam kegiatan patroli.

Ari menyebutkan, apabila dalam pelaksanaan rapid test  ada yang menunjukkan hasil reaktif, maka orang yang bersangkutan akan diminta melakukan karantina mandiri . Selanjutnya akan dilakukan tes swab oleh petugas Puskesmas. (Sari/Red-06)

BERITA LAINNYA