Take a fresh look at your lifestyle.

Qomar Mengaku Menerima Putusan Atas Kasusnya

77

BREBES – Terpidana kasus pemalsuan dokumen Surat Keterangan Lulus (SKL) program S2 dan S3, Nurul Qomar mengaku, menerima putusan yang dijatuhkan kepada dirinya dengan senang hati. Pelawak kondang anggota grup Empat Sekawan ini, resmi ditahan di Lapas Brebes, menyusul eksekusi terhadap kasus yang menjeratnya oleh Kejari Brebes, Rabu petang (19/8).

Sesaat sebelum masuk ke Lapas Brebes, Nurul Qomar mengatakan, menerima keputusan yang dilayangkan kepadanya. Meski demikian, dirinya mempertanyakan permintaan permohonan pihaknya untuk mengecek kebenaran barang bukti yang sampai ke Mahkamah Agung, saat ini belum dilakukan.

“Permohonan kami hanya, ini barang bukti valid atau abal-abal. Untuk menentukan barang bukti abal-abal atau tidak harus dicek ke laboratorium forensik, dan itu tidak pernah dilakukan. Tapi, saya terima keputusan ini dengan senang hati. Keluarga sudah stabil mental dan mindset,” ungkapnya di dampingi kuasa hukumnya

Saat disinggung mengenai apakah akan ada upaya lainnya, Qomar menjawab ada.Upaya itu sebagai estafet, itukan prosedur atau peluang-peluang. “Nanti kuasa hukum akan melakukan peninjauan kembali. Terkahir meminta ampunan dan grasi ke Bapak Presiden,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Brebes melakukan eksekusi terhadap kasus pemalsuan dokumen Surat Keterangan Lulus (SKL) program S2 dan S3, dengan terpidana Nurul Qomar, Rabu (19/8). Eksekusi ini dilakukan setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi yang diajukan pelawak senior Nurul Qomar atas perkara tersebut.

Anggota grup lawak Empat Sekawan ini resmi menjalani masa tahanannya di Lapas Kelas IIB Brebes. Ia di vonis dua tahun kurungan penjara. Nurul Qomar tiba di Lapas Brebes sekitar pukul 18.00, dengan diantar tim Kejari Brebes, yang dipimpin Kasi Pidum Andhy Hermawan Bolifar.

Sebelum ditahan dan masuk di dalam Lapas Brebes, pelawak ini sempat menjalani rapidtest oleh petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Brebes. Tak lama berselang, hasil rapidtest keluar dan hasilnya non reaktif. Selanjutnya, Qomar yang mengenakan rompi orange khas tahanan pun masuk ke dalam lapas. Ia di dampingi kuasa hukumnya.

Sebelum diantar ke Lapas Brebes, Qomar sempat menjalani pemeriksaan di Kejari Brebes. Untuk kemudian, langsung dilakukan penahanan kepada terpidana kasus dugaan pemalsuan dokumen SKL program S2 dan S3 tersebut.

(setiawan-red2)

BERITA LAINNYA