Take a fresh look at your lifestyle.

Putri Bupati Brebes Nyaris Dibegal, Ini Kronologinya

115

BREBES, smpantura.com – Kondisi putri Bupati Brebes, El Santi Nabila (20), yang nyaris menjadi korban aksi begal mobil di jalur Pantura Kota Tegal, kini sudah stabil dan membaik. Putri kembar dari Bupati Brebes, Idza Priyanti ini, Senin (19/4), mendatangi Mapolres Brebes untuk dimintai keterangan.

Ia datang ke Mapolres didampingi ayahnya, AKBP Warsidin, yang juga bertugas di Polres Brebes. Korban dimintai keterangan di ruang Unit I Satreskrim Polres Brebes.

Ayah korban, AKBP Warsidin menurutkan, kronologi kejadian putrinya itu, berawal saat keluarga melakukan buka bersama di salah satu rumah makan di Kota Tegal. Setelah acara selesai, sekitar pukul 19.00, dirinya bersama istri menuju rumah orang tua yang masih di Kota Tegal untuk salat Tarawih. Sedangkan anaknya, pulang lebih awal bersama tantenya dengan mengendarai mobil sendiri Honda CRV hitam G 1 GA.

“Tak berselang lama, anak saya telpon kalau mobilnya diikuti mobil tak dikenal, mintanya ke Polres. Saya jawab, ya udah ke Polres nanti ayah menyusul sama ibu. Saat saya sampai di Mapolres, pelaku sedang diintrogasi oleh petugas SPKT,” ujarnya, Senin(19/4).

Sebelum anaknya menelpon, jelas dia, pelaku sempat menghentikan mobil anaknya di daerah Cabawan, Kota Tegal. Seorang pelaku kemudian turun dan meminta waktu mengobrol dengan anaknya terkait mobil yang dipakai. Pelaku menawarkan untuk bicara di SPBU atau Polres terdekat, dan anaknya meminta di Polres. Setelah itu, anaknya mencari nomor telepon Polres Brebes melalui Google dan menghubungi petugas. Kemudian, mobil anaknya diikuti mobil pelaku menuju Mapolres Brebes.

“Saat di Mapolres ini, saya sempat tanya langsung ke seorangpelaku. Saya tanya, kenapa kamu (pelaku-red) kok mencegat mobil anak saya. Pelaku menjawab, cuma mau tanya mobilnya ini, mobil benar atau tidak benar, ” ungkapnya.

Lebih lanjut dia menceritakan, saat itu baru seorang pelaku yang dimintai keterangan, dan seorang lainnya masih di mobil. Pihaknya juga sempat berbincang dengan pelaku yang ada di mobil. Tak lama, pelaku yang di mobil diminta masuk ruang SPKT untuk dimintai keterangan. Sedangkan pelaku yang semula diintrogasi menuju mobil. ” Tak lama berselang, mendadak mobil pelaku kabur dengan menerjang portal dan pintu gerbang Mapolres. Saat itu juga anggota langsung mengejar dan pelaku berhasil ditangkap,” terangnya.

Dia menambahkan, saat ini kondisi anaknya sudah membaik. Awalnya mengalami trauma dan menangis terus. Bahkan, tidak mau pulang ke rumah takut pelaku datang ke rumah. Namun setelah mengetahui pelaku sudah diamankan, anaknya mulai membaik dan stabil. “Alhamdulilah anak saya yang semula trauma, sekarang sudah membaik,” sambungnya.

Kapolres Brebes, AKBP Gatot Yulianto mengatakan, pelaku menghentikan mobil korban, dengan alasan mobil yang dikemudikan bermasalah. Selanjutnya, pelaku meminta korban menyelesaikan di kepolisian. “Jadi, pelaku ini alasan menghentikan mobil korban karena mobilnya bermasalah. Pelaku menawarkan korban untuk menyelesaikan di SPBU terdekat atau Polres. Pelaku memilih di Polres Brebes, dan mereka sampai di Polres saling melaporkan ke SPKT,” pungkasnya.

(T07-red) 

BERITA LAINNYA