Take a fresh look at your lifestyle.

Pungut Uang Gedung, Ombudsman Anggap SMA N 1 Brebes Maladministrasi

213

BREBES – Tim Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SMA Negeri 1 Berbes, Selasa (16/7). Sidak menyusul adanya laporan dugaan pungutan melalui komite sekolah untuk pembangunan uang gedung pada pendaftaran siswa baru sebesar Rp 3 juta per siswa.

Plt Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jawa Tengah, Sabarudin Hulu mengatakan, pihaknya mendatangi SMA N 1 Brebes menyusul informasi adanya pungutan uang gedung sebesar Rp 3 juta. Apa yang dilakukan sekolah itu jelas tidak dibenarkan, dan masuk dalam tindak maladminitrasi. Meski pungutan dilakukan melalui komite sekolah, tetap tidak dibolehkan aturan.

“Apapun bentuknya pungutan itu, tidak boleh. Meski pun melalui komite sekolah juga tidak boleh. Apalagi ada larangan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah. Ini masuk dalam maladministrasi,” kata Sabarudin Hulu usai melakukan sidak di SMA N 1 Brebes.

Dia mengungkapkan, proses penarikan sumbangan atau pungutan dari orang tua siswa harus dilakukan sesuai prosedur. Pasalnya, pemerintah sendiri telah mengalokasikan 20 persen anggaran dari APBN untuk pendidikan. Prosedur yang dimaksud program atau kegiatan sekolah itu harus dituangkan dalam Rencana Anggaran Kegiatan Sekolah (RAKS) yang kemudian diajukan ke Disdikbud Jawa Tengah. Sehingga nanti akan jelas untuk apa peruntukannya.”Pungutan apapun itu harus distop dan harus dicegah. Ini agar tidak ada potensi terjadi maladministrasi. Tidak boleh lagi ada pungutan sebelum ada arahan dari Disdikbud Jateng,” tandasnya.

Menurut dia, sesuai hasil pertemuan dengan pihak SMA N 1 Brebes, diketahui dari total 496 siswa baru, telah ada sekitar 80 orang tua siswa yang membayar uang gedung senilai Rp 3 juta. Jumlah itu, sebagian dibayar lunas dan lainnya ada yang mencicil.

Dari pengakuan pihak sekolah, uang tersebut telah dikembalikan ke seluruh orang tua. Atas langkah itu pihaknya mengapresiasi sikap SMAN 1 Brebes.”Iya sudah clear, sudah dikembalikan. Kami juga imbau tidak hanya SMAN 1 Brebes saja tapi sekolah lain juga tidak melakukan pungutan dalam bentuk apapun sebelum ada arahan dari Disdikbud,” sambungnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMAN 1 Brebes Bidang Humas, Wahyudin Zufri kepada wartawan mengatakan, seluruh sumbangan orang tua siswa baru telah dikembalikan sejak Senin (15/7). “Iya sudah dikembalikan semua. Kemarin, orang tua dikumpulkan dan titipannya dikembalikan,” jelasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, pungutan dilakukan oleh Komite Sekolah berdasarkan kesepakatan dengan orang tua siswa. Sehingga, pengembalian uang pungutan juga dilakukan oleh Komite Sekolah.”Kami sudah sampaikan sumbangan orang tua baru akan dilakukan kalau sudah ada petunjuk dari Disdikbud Jateng,” pungkasnya.

(setiawan/red38)

BERITA LAINNYA