Take a fresh look at your lifestyle.

Puncak Musim Hujan di Tegal Mundur Februari

197

TEGAL – Puncak musim hujan di Kota Tegal mengalami kemunduran, dari perkiraan bulan Januari mundur pada bulan Februari mendatang. Puncak kemunduran tersebut disebabkan adanya fenomena El Nino lemah, hal itu disampaikan oleh Hendy Andriyanto, Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Tegal, di kantornya, kemarin.

“El Nino adalah fenomena memanasnya suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur, El Nino memiliki dampak yang beragam dalam lingkup skala global. Beberapa negara di kawasan Amerika Latin seperti Peru, saat terjadi El Nino akan berdampak pada meningkatnya curah hujan di wilayah tersebut. Sedangkan di Indonesia secara umum dampak dari El Nino adalah kondisi kering dan berkurangnya curah hujan,” ujar Hendy.

Dia mengatakan, terkait dengan kemunduran puncak musim penghujan sudah diprediksi sebelumnya. Prediksi tersebut sesuai dengan kondisi saat ini, dimana puncak musim hujan belum terjadi di Tegal hingga saat ini. Untuk kondisi cuaca di Tegal pada tanggal 20 hingga 21 Januari 2020 cerah pada pagi hari hingga siang, tetapi pada siang berawan, sore hari diprediksi terjadi hujan hingga malam hari. Terkait dengan kondisi laut Jawa diperkirakan tinggi gelombang cukup stabil yaitu antara 0,1 meter hingga 0,5 meter, namun untuk tinggi gelombang maksimal dua kali lipat.

“Bahwa untuk wilayah pulau Jawa secara umum, puncak musim hujan sebagian besar mengalami perubahan atau mundur dari prediksi sebelumnya. Meskipun pada akhir bulan Desember tahun 2019 atau awal bulan Januari terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi, tetapi hal itu belum termasuk puncak musim hujan,” imbuhnya.

Ia mengatakan, disebut sebagai puncak musim hujan berdasarkan analisa curah hujan, kemudian dinamika atmosfer yang biasa terjadi. Selain itu ada analisa data data klimatologi yang ada. Selai itu juga dilihat dari intensitas hujannya biasanya paling tinggi diantara bulan penghujan lain. Terkait dengan mundurnya puncak musim penghujan sudah disampaikan oleh BMKG pusat. Bahkan masyarakat tetap dihimbau agar selalu waspada terkait dengan acaman bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca. Kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir Tegal yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diimbau agar selalu waspada. Khusus di Kota Tegal, salah satu ancaman bencana yang potensial terjadi yaitu banjir dan rob.(H77/Red_03)

BERITA LAINNYA