Take a fresh look at your lifestyle.

Puluhan Kayu Jati Gelondongan Disita, Dua Pelaku Diringkus

138

BREBES – Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Satreskrim Polres Brebes, berhasil meringkus dua pelaku pembalakan liar yang beroperasi di wilayah Kecamatan Songgom, Kebupaten Brebes, Senin (26/8). Bahkan, salah satubpelaku merupakan residivis kasus yang sama.

Dari kedua pelaku tersebut, polisi juga berhasil mengamankan sebuah truk yang digunakan untuk mengangkut kayu curian tersebut. Kemudian, sebanyak 20 gelondong kayu jati panjang 2 meter dan 81 lempeng kayu jati panjang 2 meter yang akan dijual.

Para pelaku adalah Mukhtadi bin Karsa (56) warga Desa Songgom RT 01 RW 02 Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes, dan Sukur bin Sadi (41), warga Desa Wlahar RT 02 RW 04 Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes. Keduanya kini meringkuk di ruang tahanan Mapolres Brebes untuk menjalani proses hukum.

Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono melalui Kasat Reskrim AKP Tri Agung Suryomicho mengatakan, kasus pembalakan liar itu terbongkar berawal dari
adanya informasi aktifitas bongkar muat kayu jati yang diduga tidak dilengkapi dokumen pada Sabtu (25/8). Dari informasi itu, anggotanya melakukan pengecekan ke lokasi dan didapat pelaku sedang melakukan aktivitas bongkar muat kayu tersebut. “Kedua pelaku ini kami tangkap di Songgom saat sedang melakukan bongkar muat. Setelah anggota kami mengecek, ternyata mereka tidak mempunyai dokumen hasil hutan tersebut. Keduanya bersama barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kayu ileggal itu diketahui milik tersangka Mukthadi, sedangkan yang mengangkut dengan truk adalah tersangka Sukur, yang merupakan sopirnya. Dari mereka, pihaknya mengamankan sebanyak 20 kayu jati gelondongan dengan panjang rata-rata 2 meter dan kayu jati berupa lempengan atau papan berukuran rata-rata 2 meter. Selain itu, diamankan juga truk pengangkutnya G 1440 W. “Kayu ilegal ini rencananya oleh tersangka Mukthadi akan dijual kembali. Tersangka ini merupakan pemain lama dan residivis atas kasus yang sama,” jelasnya.

Dia menambahkan, atas perbuatannya itu, kedua pelaku dijerat pasal 83 ayat (1) huruf a atau ayat (2) huruf a Jo pasal 12 huruf d dan atau pasal 83 ayat (1) huruf b atau ayat (2) huruf b, Jo pasal 12 huruf e UU RI nomor 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan. “Para pelaku ini, kami ancam hukuman penjara maksimal 5 tahun,” katanya.

(Setiawan/ red2)

BERITA LAINNYA