Take a fresh look at your lifestyle.

Proyek Peningkatan Jalan Larangan-Kemantran Dilanjutkan

121

SLAWI – Proyek peningkatan jalan ruas Larangan-Kemantran di Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal, dilanjutkan kembali. Jalan penghubung wilayah pantura dengan wilayah Slawi itu, sebelumnya tinggal menyisakan 1,5 kilometer. Kini, perbaikan jalan itu mulai dikerjakan.

Kepala DPU Kabupaten Tegal, Hery Suhartono melalui Kepala Bidang Jalan, Sudarso SST, Jumat (25/9) mengatakan, proyek rigid beton di ruas Larangan-Kemantran mulai dikerjakan pada beberapa tahun lalu. Namun, karena anggarannya terbatas sehingga baru bisa diselesaikan tahun ini.

“Tahun ini, pekerjaan dilanjutkan lagi mulai dari SMA 1 Kramat hingga pertigaan Larangan yang masuk jalur pantura,” katanya.

Menurut dia, jalan sepanjang 1,5 kilometer itu dikerjakan dengan menggunakan dana bantuan Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp 4 miliar. Pada Jumat (25/9), penyedia jasa telah menandatangani kontrak pembangunan jalan yang menjadi kewenangan Pemprov Jateng.

“Proyek senilai Rp 3,9 miliar dikerjakan oleh PT Nisajaya Hasna Rizky. Saat ini, proyek sudah mulai dikerjakan,” terangnya.

Lebih lanjut dikatakan, dengan penandatanganan kontrak itu diharapkan pekerjaan bisa selesai tepat waktu, sehingga masyarakat bisa menikmati jalan yang bagus dan tidak lagi menjadi keluhan pengguna jalan. Kendati saat ini jalan tergolong bagus, namun di sejumlah titik jalan bergelombang.

“Petugas yang di lapangan sudah di warning untuk rewel pada penyedia jasa. Tujuannya agar proyek bisa tepat waktu dan berkualitas,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga Desa Kemantran, Murtono (31) mengaku senang dengan proyek peningkatan jalan Larangan-Kemantran, karena kondisi jalannya banyak lubang dan bergelombang yang dikeluhkan oleh pengguna jalan. Tapi dengan mulai dikerjakannya proyek tersebut, diharapkan bisa selesai tepat waktu.

“Dari Kemantran sampai dengan SMA 1 Kramat sudah bagus karena sudah dibeton. Tinggal dari SMA 1 Kramat ke Larangan yang belum dibeton. Moga bisa lancar dan tepat waktu,” pungkasnya. (Adv/Wiwit-red03)

BERITA LAINNYA