Take a fresh look at your lifestyle.

Proyek Jalan Didominasi Sistem Pengadaan Langsung.

153

 

TEGAL-Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Tegal tahun ini memiliki 20 paket proyek pengerjaan jalan.

Paket tersebut terpecah menjadi 11 paket dengan sistem pengadaan langsung, dan 9 paket  melalui tender dengan total anggaran mencapai Rp. 20 miliar.

Kepala DPUPR Sugiyanto melalui Kabid Binamarga Setya Budi mengungkapkan,   paket tersebut telah dimulai dan ditargetkan selesai paling lama Desember 2019.

Dari sembilan paket pekerjaan jalan dengan sistem tender, di antaranya memiliki tiga pekerjaan besar. Pertama paket proyek peningkatan Jalan Batam dan sekitarnya senilai Rp 2,87 miliar.

Meliputi perbaikan ruas Jalan Industri, Jalan Serayu, tepi Kali Gung, Jalan Cempaka, Jalan Melati, Jalan Surabayan, serta Jalan Sipayung.

Selanjutnya paket peningkatan Jalan Bawal dan lainnya, meliputi ruas Jalan Bawal, Jalan Sawo Barat, Jalan Sipelem, dan Jalan Cinde Kencana senilai Rp. 4,020 miliar.

Paket proyek terbesar ketiga yakni peningkatan Jalan Muarareja 1  meliputi Jalan Muarareja 1 dan Jalan Muarareja 2,  Jalan Layur 1 dan Jalan Layur  2, serta Jalan Juanda dengan nilai total Rp. 2,129 miliar.

“Untuk sistem pengadaan tender sudah dimulai sejak Juli dan target rampung pertengahan Desember 2019,” ungkap Budi.

Sedangkan 11 paket proyek dengan sistem pengadaan langsung, ujar Budi,  saat ini 9 di antaranya telah rampung 100 persen. “Untuk pengadaan langsung 9 paket sudah selesai 100 persen baik kwalitas maupun kwantitas,” kata dia.

Sedangkan sisanya ditagertkan awal Desember rampung.  “Yang 11 pengadaan langsung digarap pengusaha lokalan. Dominasi pemeliharaan jalan dan jembatan di beberapa ruas. Nilainya mulai dari terendah Rp. 114 juta sampai Rp. 190 jutaan,” kata dia. (Setyadi/Red4)

BERITA LAINNYA