Take a fresh look at your lifestyle.

Protokol Kesehatan Harus Ditaati Pada Semua Tahapan Pilkada Pemalang

82

PEMALANG – Polres Kabupaten Pemalang menggelar Webinar yang bertema Pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pemalang 2020 di tengah pandemi covid-19. Dalam acara tersebut diisi tiga narasumber yaitu Kapolres Pemalang, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho S.IK. MSi, Ketua KPU Pemalang, Mustaghfirin, dan Ketua Bawaslu Pemalang, Hery Setyawan, dan moderator Joko Widodo dari Suara Merdeka. Acara tersebut diikuti seluruh jajaran Polsek se Pemalang, jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Pengawas kecamatan (Panwascam) se Pemalang.

“Jajaran Polres Pemalang siap untuk mengamankan, mendukung dan mensukseskan pelaksanaan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) tahun 2020. Meskipun demikian, dalam menjalanan tugas, seluruh anggota Polri disemua jajaran harus tetap mentaati protokol kesehatan sebab sekarang ini masih masa pandemi covid 19,” ujar Kapolres Pemalang, AKBP Ronny Tri Prasetyo Nugroho S.IK. MSi, Kamis (30/7).

Dia mengatakan, jajaran Polres Pemalang sudah siap sepenuhnya untuk mengamankan Pilkada Pemalang. Siap yang dimaksud antara lain siap dengan anggaran, siap dengan operasi siap dengan sarana prasarana, serta siap dengan personil yang akan diterjunkan. Bahkan dari personil pihaknya sudah menyiapkan sekitar 673 personil ditambah dari personil Brimob dimana jumlahanya menyesuiakan kebutuhan di lapangan. Terait dengan personil di lapangan, pihaknya memerintahkan pada anggota untuk selalu menjaga kesehatan, dan harus mentaatin protokol kesehatan, agar tidak terpapar virus covid-19.

Dalam pemaparannya Ketua KPU Pemalang, Mustaghfirin, menyampaikan tentang tahapan dalam Pilkada, baik sebelum pandemi maupun saat pendemi. Tahapan sempat terhenti beberapa bulan, tetapi sekarang sudah dilanjutkan kemali walaupun masa pandemi. Namun pelaksanaan Pilkada pada masa pandemi sangat berbeda dibandingkan sebelum pandemi. Salah satu perbedaan yang mencolok yaitu, semua petugas penyelenggara, peserta Pilkada, maupun masyarakat harus menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) bertambah banyak, sebab jumlah pemilih di TPS maksimal 500 orang, sedangkan sebelumnya bisa mencapai 800 orang per TPS. Semua petugas juga dilengkapi Alat Pelindung Diri (APD), pemenuhannya dibantu dari anggaran pemerintah pusat melalui Anggaran Belanja Pendapatan Negara (APBN).

Ketua Bawaslu Pemalang, Hery Setyawan, mengatakan, pengawasan oleh jajarannya terus dilakukan meskipun pada masa pandemi sekarang ini. Pihaknya juga menekankan pada jajarannya untuk selalu mentaati protokol kesehatan. Pihaknya tidak ingin ada cluster baru yang terpapar covid 19 pada saat Pilkada nanti. Selain itu, pihaknya meminta pada semua masyarakat, para tokoh agama, tokoh masyarakat, maupun para pemangku kepentingan untuk ikut mengawasi jalannya Pilkada Pemalang tahun 2020. Hal itu dilakukan sebab Pilkada tersebut bukan hanya milik penyelenggaran, tetapi milik bersama, sehingga harus bersama sama untuk mensukseskan pesta demokrasi itu. Apabila Pilkada berjalan dengan baik dan sesuai aturan, diharapkan bisa melahirkan pemimpin yang berkualitas dan mampu membawa Pemalang lebih maju. (Joko Widodo/Red_03)

BERITA LAINNYA