Take a fresh look at your lifestyle.

Program Sembako di Paguyangan Sasar 11.450 KPM

152

BUMIAYU– Program Bantuan Sosial Sembako di Kecamatan Paguyangan, Brebes, mulai disalurkan ke 11.450 keluarga penerima manfaat (KPM). Penyaluran ditandai dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis oleh Camat Paguyangan Eko Purwanto kepada perwakilan KPM di Kantor Desa Winduaji, Rabu (5/2).

Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Paguyangan Akmari mengatakan program sembako merupakan transformasi dari program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).”Untuk kecamatan Paguyangan, program ini menyasar 11.450 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 12 desa,” katanya.

Seperti penerimaan BPNT pada tahun-tahun sebelumnya, Akmari menjelaskan, setiap penerima bantuan memiliki kartu layaknya ATM yang bisa digunakan untuk berbelanja di e-warong. Nilai bantuan yang akan diterima KPM meningkat dari Rp 110.000 menjadi Rp 150.000.”Selain itu, jenis sembako yang kini bisa diakses oleh KPM tidak hanya terbatas untuk beras dan telur saja, tetapi ditambah sayuran, buah-buahan, dan kacang-kacangan,” katanya.

Program bantuan sosial sembako, kata Akmari, bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan di tingkat KPM sekaligus sebagai penanggulangan kemiskinan. “Selain itu, juga sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama menekan angka stunting yang masih tinggi,” katanya

Camat Paguyangan Eko Purwanto mengatakan, program sembako dari Kementerian Sosial (Kemensos) tersebut akan memberikan manfaat bagi warga Paguyangan. Selain meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya, juga akan memberi manfaat pemenuhan gizi yang berimbang.

Oleh karenanya, KPM diharapkan dapat memanfaatkan bantuan sembako itu dengan baik. Sebab, dengan pemenuhan gizi yang baik, derajat kesehatan akan meningkat sehingga stunting bisa dicegah.”Bantuan sembako yang sudah diterima agar dimanfaatkan sendiri. Jangan dijual lagi,” pintanya.(Teguh Tribowo/red38)

BERITA LAINNYA