Take a fresh look at your lifestyle.

Produksi Bawang Putih Batang Bantu Penuhi Kebutuhan Nasional

83

BATANG- Kementerian Pertanian menargetkan dalam jangka empat tahun ke depan, Indonesia sudah harus bisa berswasembada bawang putih. Program perluasan Iahan maupun produksi bawang putih lokal terus digenjot untuk mengurangi ketergantungan impor.

” Kebutuhan bawang putih kita sebanyak 500 ribu ton. Namun hasil produksinya secara nasional hanya 88 ribu ton. Jadi sangat kekurangan sekali. untuk itu kita genjot dengan program perluasan areal tanam,” kata Direktur Perbenihan Hortikultura Ir Sukarman usai panen bawang putih di Dukuh Sigemplong Desa Pranten, Kecamatan Bawang, Sabtu (22/8).

Ia juga mengatakan, Kabupaten Batang sebagai sentra bawang putih sangat membantu memenuhi kebutuhan secara nasional.

” Panen bawang putih Batang luar biasa, hasil bawangnya masuk kategori besar. Maka diharapkan bisa berkontribusi nyata untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri,” katanya.

Sukarman juga mengatakan, kalau untuk swasembada bawang putih dalam negeri membutuhkan luasan lahan sekitar 70.000 hektar. Adapaun di tahun 2019, sektor pertanian hanya mampu memproduksi sekitar 88.000 ton dengan luasan lahan 12.000 hektar, sehingga kebutuhannya masih kurang.

” Kita masih butuh 5 kali lipat untuk membuka lahan kalau untuk swasembada bawang putih,” jelasnya.

Sukarman juga mengatakan, Jawa Tengah merupakan sentra bawang putih terbesar di Indonesia yang ditanam dibeberapa kabupaten. Seperti Kabupaten Temanggung, Magelang, Karanganyar, Semarang,Wonosobo, Tegal dan Batang.

” Di tahun 2020, Kementerian Pertanian menargetkan 102 ribu ton, sebagai upaya kita terus kembangkan kawasan baru di berbagi wilayah seperti Sumatera. Oleh karena itu, panen bawang putih kita utamakan sebagai benih untuk tanam berikutnya,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Batang Suyono mengatakan, untuk lahan komoditas tanaman bawang putih di Kabupaten Batang ada sekitar 105 hektar berada di Kecamatan Bawang dan Kecamatan Reban.

” Target kita dalam luasan tanam 1 hektar bisa produksi 7 ton bawang putih. Tapi pada panen kali ini mampu produksi 17 ton per hektar. Dengan hasil produksi tanaman bawang yang sangat bagus dan pastinya hasilnya berlipat ganda karena tanahnya yang subur dan ada pendampingan dari dinas pertanian,” tuturnya. (Trisno Suhito-red17)

BERITA LAINNYA