Take a fresh look at your lifestyle.

Prodi Akuntansi Sektor Publik PHB Terus Perkuat Kurikulum

177

* Undang Stakeholder, Kaji Masukan

TEGAL – Program Studi (Prodi) Sarjana Terapan Akuntasi Sektor Publik (ASP) Politeknik Harapan Bersama (PHB) Tegal, yang baru berdiri, kini terus memantapkan dan memperkuat kurikulumnya.

Kepala Prodi Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik Nurul Mahmudah SE MSi Ak CA mengatakan, selain memperkuat dengan kehadiran tenaga pengajar (dosen) yang berkualitas, sisi kurikulum selalu menjadi perhatian penting.

”Perkembangan akuntansi sektor publik terus meningkat. Peran dan keberadaannya sangat dibutuhkan secara luas. Karena itulah kurikulum yang menjadi motor penentu kualitas lulusan prodi ini akan terus dikaji, dimatangkan dan disempurnakan,” terang dia.

Dalam rangka itulah, lanjut dia, salah satu upaya yang dilakukan prodinya, antara lain, dengan menggelar lokakarya. Kegiatan tersebut mengundang sejumlah stakeholder. Mulai dari praktisi dan profesional akuntansi hingga unsur pemerintahan seperti dari Setda Kota Tegal.

Kegiatan yang digelar pekan lalu, juga akan ditindaklanjuti dengan kegiatan ilmiah lainnya seperti seminar nasional maupun internasional dan curah pendapat antarprofesional dan praktisi akuntansi, dalam bentuk Focus Group Discussion (FGD).

Menurut Nurul Mahmudah, aspek pengetahuan dan keterampilan khusus menjadi kajian penting dalam pengembangan penyusunan kurikulum kedepannya. Karena itulah dalam lokakarya, tim kurikulum prodinya selalu mempertimbangkan masukan-masukan dari stakeholder.

Juga dari perguruan tinggi lain yang membuka prodi sejenis, seperti dari D4 Akuntansi Sektor Publik Politeknik Sriwijaya Palembang, dan asosiasi profesi dari Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP).

Dapat Mendukung

Salah seorang profesional akuntansi yang bergerak di Kantor Jasa Akuntansi, Drs Mulyadi Ak MM berpendapat, ada Certified Public Accountant (CPA) yang dapat mendukung kompetensi lulusan di bidang Akuntansi Publik.

Stakeholder lainnya dari Setda Kota Tegal, Purtanto SE MSi mengatakan, Sertifikat Ahli Akuntansi Pemerintah, juga menjadi sertifikasi kompetensi lulusan prodi sarjana terapan tersebut.

”Hal ini sebagai pendukung sertifikasi kompetensi lulusan. Antara lain Sertifikasi Kompetensi Akuntansi Skema ETAP, Sertifikasi Kompetensi Akuntansi Skema Akuntansi Komputer, Sertifikasi Brevet Pajak A dan B, Keterampilan Komputerisasi Otomatisasi Perkantoran, dan Test of English as a Foreign Language”, tandas Purtanto.

Prodi tersebut, lanjut dia, harus terus menjalin kerjasama dengan mitra sektor publik dan sektor privat, yang menghasilkan professional untuk berkarir dalam pemerintahan maupun Swasta.
Lulusannya juga harus menguasai akuntansi berbasis IT, design web, komputerisasi perpajakan, audit teknologi, digital accounting, dan Bahasa Inggris praktis.

Nurul Mahmudah SE MSi Ak CA menambahkan, dengan lokakarya yang mengkaji khusus untuk peningkatan kualitas kurikulum prodinya, juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tenaga pengajar dalam menghasilkan lulusan yang memiliki komptensi.

Selain itu diharapkan dapat mengembangkan sistem pendidikan di Politeknik Harapan Bersama. “Karena itulah, lokakarya ini sangat diperlukan untuk menjamin terlaksananya kurikulum yang lebih baik, dan upaya kemampuan untuk mengikuti perkembangan zaman, yang penuh dengan inovasi,” ucap Nurul.(Riyono Toepra-red07)

BERITA LAINNYA