Take a fresh look at your lifestyle.

PPDB Manual, Jumlah Pendaftar Dibatasi

126

TEGAL – Hari pertama pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Tegal, berlangsung lancar. Sejumlah sekolah menerapkan protokol kesehatan bagi orang tua dan siswa yang melakukan pendaftaran secara manual.

Pasalnya, dari hasil pantauan, pelaksanaan PPDB secara online mengalami sejumlah kendala, karena sulitnya mengakses situs web dan tidak terteranya Nomor Induk Siswa Nasional (NISN). Alhasil, banyak orang tua yang datang langsung ke sekolah dan mendaftarkan putra putrinya dengan cara manual.

Seperti pantauan di SMP Negeri 2 Kota Tegal, yang berlokasi di Jalan Menteri Supeno, Rabu (17/6) siang. Para orang tua dan putra putrinya nampak mengantre sejak pagi di depan sekolah, untuk menunggu giliran dipanggil panitia PPDB.

Umumnya, mereka mendaftarkan putra putrinya secara manual dan sebagian lainnya hanya melakukan verifikasi. Bagi mereka yang telah berhasil dipersilahkan untuk pulang dan melakukan daftar ulang pada 25 Juni mendatang.

Sementara, beberapa diantaranya, terpaksa tidak bisa melanjutkan proses pendaftaran, mengingat NISN yang didaftarkan berbeda dan tidak tercantum pada data Kemendikbud. Alhasil, mereka harus mengurus ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat.

“PPDB kali ini hanya berbeda pada penerapan protokol kesehatannya saja. Pendaftaran dibuka secara online per hari ini. Namun, kita juga mengakomodir pendaftaran secara manual,” ungkap Ketua Panitia PPDB SMPN 2 Kota Tegal, Ropii.

Adapun teknis yang diterapkan untuk pendaftaran manual yakni, para orang tua diberikan kupon terlebih dulu satu hari sebelum pelaksanaan. Dimana untuk setiap harinya, panitia menyediakan sedikitnya 105 kupon.

“Teknisnya, kita panggil berdasarkan nomor antrean untuk masuk ke tujuh ruangan yang disediakan. Dimana untuk satu ruangan, hanya diisi oleh lima pendaftar saja. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan. Sebelum masuk mereka cuci tangan dan discreening terlebih dulu,” bebernya.

Hal yang sama juga diterapkan di SD Negeri Mangkukusuman 02 Kota Tegal. Pihak sekolah memberlakukan protokol kesehatan bagi wali murid yang akan mendaftarkan anaknya. Mulai dari wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak aman.

Kepala SDN MKK 02, Budiarti menyebut, proses pendaftaran dilakukan dengan mengisi formulir dan menyerahkan persyaratan. Setelah diverifikasi, wali murid dipersilahkan untuk pulang dan akan menerima pengumuman pada 25 Juni 2020. (Haikal/ red10)

BERITA LAINNYA